Ekonomi

Harga Emas Dunia Naik Tipis, Antam Justru Stagnan

FaseBerita.ID – Harga emas dunia kembali naik karena depresiasi dolar dan kecemasan terhadap proyeksi perekonomian global akibat meningkatkan kasus Covid-19 di dunia. Hal itu membuat aset investasi beresiko rendah makin diminati.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot naik tipis 0,1 persen menjadi USD 1.944,58 per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat meningkat 0,3 persen menjadi USD 1.950,60 per ounce.

Seperti diketahui, Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,1 persen setelah naik signifikan di sesi terakhir. Sehingga membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Perusahaan swasta AS mempekerjakan lebih sedikit karyawan ketimbang ekspektasi untuk bulan kedua berturut-turut pada Agustus. Hal itu menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja melambat karena pandemi Covid-19 berlanjut.

Sementara Federal Reserve menyebut, aktivitas bisnis dan ketenagakerjaan AS meningkat hingga akhir Agustus.

Tetapi pertumbuhan ekonomi melambat secara umum karena hotspot Covid-19 menghambat upaya pembukaan kembali.

Adapun harga logam lainnya, perak turun 0,1 persen menjadi USD 27,48 per ounce, platinum naik 0,1 persen menjadi USD 906,69 per ounce dan palladium melemah 0,3 persen menjadi USD 2.241,10 per ounce.

Mengitup emas batangan PT Antam (Persero) Tbk, kemarin masih dijual di level Rp1.024.000 per gram. Begitu pula dengan harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini yang tak ada perubahan alias masih di level Rp923.000 per gram. (jp)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button