Ekonomi

Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik

FaseBerita.ID – Rencana kenaikan harga elpiji bersubsidi ukuran 3 kg dibatalkan. Komisi VII DPR-RI memastikan, bahwa pemerintah pada semester II tahun 2020 tidak menaikkan harga gas elpiji tersebut.

Hal ini ditegaskan H Gus Irawan Pasaribu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, pada seminar sehari yang digelar DPD KNPI Tapsel, di Sopo Daganak, Batangtoru, Sabtu (8/2) lalu.

“Saat Komisi VII DPR RI mengundang Menteri pada 27 Januari 2020 lalu, sangat tegas mengatakan bahwa kenaikan elpiji 3 kg tidak benar,” jelasnya di hadapan sekitar 500 peserta seminar.

Disampaikan, pada kesempatan itu juga, Komisi VII mengingatkan, agar tidak mengambil kebijakan, sebab hal itu melanggar regulasi yang ada yaitu Undang-Undang. Di mana, APBN 2020 hasil ketuk palu paripurna tahun 2019 sudah diteken.

“Saya ketika itu yang meneken selaku Ketua Komisi VII DPR),” sebutnya.

Gus menjelaskan, di situ Komisi VII menandatangani ada 7,5 juta metrik ton elpiji 3 kg bagi masyarakat kurang mampu. Tentu bila ada kenaikan, tentunya telah melanggar undang-undang.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD KNPI Tapsel Hajrul Aswat Siregar menyebut, pelaksanaan seminar tentang gas elpiji 3 kg bersubsidi itu, dilakukan atas dasar keprihatinan pemuda pada kondisi warga yang mengandalkan gas elpiji 3 kg.

“Kita ingin kepastian, agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan haknya atas gas bersubsidi itu,” ungkapnya.

Apalagi sambung Aswat, merebaknya isu kenaikan harga telah berdampak pada kelangkaan di lapangan. Kendatipun ada, harganya sempat melambung tinggi.

Hal serupa juga diutarakan Sekretaris DPD KNPI Tapsel Dolly Putra P Pasaribu. Anggota DPRD Tapsel ini menyebut, melalui seminar yang digelar itu, akhirnya ada kepastian bagi masyarakat tentang tidak adanya kenaikan harga gas elpiji 3 kg bersubsidi.

Hadir juga pada seminar tersebut, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu. (ran)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close