Ekonomi

Hama Jagung Dibawa ke Laboratorium

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Kepala UPTD Dolok Panribuan Dinas Pertanian Rolli Sidabutar langsung menyikapi keluhan petani soal hama yang menyerang tanaman jagung warga.

Dinas Pertanian langsung turun ke lapangan. Ternyata benar. Hama yang mereka temukan kemudian dibawa untuk diperiksa di laboratorium.

Rolli Sidabutar didampingi kelompok tani mengimbau kepada petani untuk bersabar menunggu hasilnya. Sebab hama tersebut diperiksa dulu di laboratorium sehingga diketahui apa saja racun untuk mencegah hama tersebut.

“Mudah-mudahan hasilnya bisa segera ditemukan. Kami akan berupaya memberikan bantuan obat-obatan kepada petani supaya tanaman jagung ini bisa terhindar dari serangan hama,” katanya.

Sebagaimana diketahui, ratusan rante tanaman jagung di Dusun Buntu Barat, Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan diserang hama ulat.

Akibatnya masyarakat resah karena beberapa musim panen tahun ini, hasil produktifitas jagung sangat menurun. Padahal sudah dilakukan penyemprotan, namun ulat tetap menghinggapi daun jagung.

Baca juga: Petani Resah, Ratusan Rante Tanaman Jagung Diserang Ulat

“Ratusan hektare lahan jagung kena serangan ulat. Hal itu tentu mempengaruhi perkembangan jagung. Hasilnya kurang maksimal. Petani merugi,” kata P br Siahaan, salah seorang petani.

Menurut Boru Siahaan, hama tersebut menyerang tanaman jagung mulai umur 2 minggu sampai 45 hari. Sudah berkali-kali disemprot namun hasilnya tidak memuaskan. (tom/pra)