Ekonomi

Grup Kalla Buka Ekspor Garbarata ke Thailand

FaseBerita.ID – Produsen garbarata tanah air tercatat sebagai salah satu yang paling besar di dunia. Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang pun, kinerjanya tetap menggeliat. PT Bukaka Teknik Utama Tbk, misalnya. Perusahaan itu tetap gencar mengekspor produk ke Thailand.

“Pada kondisi sulit saat ini, pelepasan ekspor garbarata PT Bukaka merupakan berita yang sangat menggembirakan,” ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Senin (3/8).

Kabar baik seperti itu bisa memompa semangat sektor lain untuk terus berkreasi, tetap berpoduksi, dan menghadapi segala tantangan. Agus mengimbau seluruh industri dalam negeri semakin giat mengembangkan usaha agar mampu bersaing. Baik di tingkat regional maupun global.

Bukaka adalah perusahaan konstruksi yang menghasilkan garbarata, jembatan, dan infrastruktur lain penunjang pertambangan. Garbarata merupakan salah satu produk unggulan ekspor Bukaka dengan tujuan utama Jepang, India, dan Thailand.

Saat ini seluruh boarding bridge bandara yang berada di bawah supervisi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II merupakan hasil produksi Bukaka.

“Bukaka telah memproduksi 904 unit garbarata. Pelepasan ekspor kali ini merupakan bagian dari kontrak 33 unit garbarata dengan M-Solutions Co., Ltd Airport of Thailand, tahun lalu,” tuturnya.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank telah memfasilitasi pembiayaan ekspor 33 unit garbarata Bukaka ke Thailand. LPEI mendukung Bukaka sejak 2014, baik dari sisi pembiayaan maupun penjaminan. Fasilitas yang telah diberikan LPEI mencapai Rp 2,26 triliun.

Agus juga menegaskan bahwa pemerintah telah menggulirkan upaya-upaya perlindungan sektor industri dalam negeri untuk menghadapi situasi saat ini. Insentif baru yang diusulkan Kemenperin seperti fasilitas keringanan biaya listrik telah mendapatkan persetujuan.

“Usulan ini dilakukan sebagai upaya membantu sektor industri tetap survive atau dapat beroperasional secara efisien,” ujarnya. (JP)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button