Ekonomi

Gojek Dikabarkan Merger dengan Tokopedia, Valuasi Capai USD 18 Miliar

FaseBerita.ID – Tersiar kabar bahwa perusahaan startup aplikasi di bidang jasa, Gojek dan Tokopedia, berencana merger. Keduanya dikabarkan sedang menuju penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) dengan nama perusahaan gabungan.

Mengutip laman Bloomberg, Selasa (5/1), kedua perusahaan tersebut telah menandatangani lembar persyaratan untuk melakukan merger. Bahkan, rencananya kedua perusahaan tersebut akan mempercepat kesepakatan merger dalam beberapa bulan mendatang.

Jika merger kedua perusahaan tersebut terealisasi, maka nilai valuasi perusahaan akan mencapai lebih dari USD 18 miliar. Rencana aksi korporasi ini akan menyatukan layanan dari kedua perusahaan, mulai dari pemesanan ojek dan taksi online, pembayaran, pengiriman online, dan juga belanja online.

Kabarnya, hasil merger Gojek dan Tokopedia disebut tak hanya melantai di pasar saham Indonesia, tapi juga di lantai bursa saham Amerika Serikat (AS). Potensi merger tersebut memang telah dibicarakan sejak 2018.

Namun, gagalnya kesepakatan merger antara Gojek dan Grab pada 2020 lalu semakin mendorong upaya untuk menyelesaikan merger antara Gojek dan Tokopedia ini. Sayangnya, hingga saat ini, pihak Gojek maupun Tokopedia enggan berkomentar.

“Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar,” kata Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita seperti yang dikutip dari JawaPos.com.

Padahal, jika rencana itu terwujud, mereka akan mendominasi bisnis digital di Indonesia. Sebab, kedua perusahaan tersebut telah tumbuh dengan pesat, dan menjadi perusahaan internet terbesar di Asia Tenggara. (jp/fabe)