Ekonomi

Durian Dairi Kuasai Hampir Setiap Persimpangan Jalan di Kisaran

FaseBerita.ID – Penggemar buah durian sedang menggila. Bagi masyarakat yang suka memakan buah ini, kini sedang mudah-mudahnya didapatkan  dan hampir bisa dijumpai pada setiap sudut jalanan maupun perempatan (simpang) tak terkecuali di Kota Kisaran Kabupaten Asahan. Mayoritas buah berduri yang sedang ‘banjir’ ini datang dari Dairi.

Daerah Sidikalang di Kabupaten Dairi selain dikenal sebagai penghasil salah satu kopi terbaik, juga daerah daratan tinggi ini banyak terdapat hasil perkebunan seperti durian. Bagi penikmatnya, durian Dairi memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan kawasan lain di Sumatera Utara seperti teksture dagingnya yang padat, warna buah yang kuning ke coklat coklatan, hingga rasa manis manis dan ada pahitnya juga.

Salah seorang pedagang musiman dari Dairi, Wilson Manullang mengatakan, dalam sepekan terakhir dia sudah datang tiga kali mengecer langsung durian ke Kota Kisaran dengan mendatangkan buah tersebut yang langsung dibeli dari petaninya di Sidikalang. Sekali angkut, mobil pick up-nya bisa bermuatan 800 hingga seribu buah durian.

“Kami langsung menjualnya disini. Kami ecer. Karena sudah banjir jugak buah banyak jadi diobral. Harga mulai dari 10 ribu per buah sampai 3 buah seratus. Itu tergantung ukuran,” ujarnya, kepada wartawan saat membuka lapak jualannya di persimpangan Jalan Juanda, Kisaran Minggu (26/1) malam.

Sementara itu, Rasudin Sihotang pedagang durian dari Kisaran juga kerap memesan kepada agen yang buah duriannya berasal dari Dairi dimana bulan Desember – Januari merupakan puncak musim buah itu sedang banjir.

“Di obral sampai habis. Biasa pagi datang kami jual sampai malam biasanya habis. Kalau yanhmg biasa makan durian pasti tau dan carinya yang dari Sidikalang ini jadi incaran,” kata pria yang kesehariannya berjualan pokat kocok dan jus di persimpangan jalan Ir Sutami Kisaran itu.

Sehari biasanya pada pedagang partai menengah bisa menjual hingga 500 buah dengan rata rata omset Rp6 hingga Rp8 jutaan. Musim durian dari Sidikalang ini dipastikan akan terus ‘banjir’ dan selalu mendapatkan tempat bagi pecintanya. (per/ahu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button