Ekonomi

Di Tengah Pandemi Covid-19 Perusda Pertanian Taput Siap Tampung Gabah Petani

FaseBerita.ID – Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Tapanuli Utara yang mengimbau agar petani jangan menjual gabahnya, Perusahaan Daerah (Perusda) Pertanian menyatakan siap menampung gabah maupun beras milik petani.

“Tanpa itupun kita sudah melakukan penampungan gabah petani, dan hasilnya produk beras Natabo,” ujar Dirut Perusda Janpiter Lumbatoruan, didampingi Direktur Operasional Bertin Sitompul, Rabu (8/4). Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang menjadi kekhawatiran masifnya petani menjual gabah panennya akibat lesunya perekonomian, siap diantisipasi Perusda Pertanian.

“Selama ini kita tampung gabah sesuai harga pasar seperti Maret lalu, Rp5400 per Kg. Dan itu harga yang berlaku saat itu, nantinya juga demikian apalagi panen raya mulai dekat,” sebutnya. Sistem yang diterapkan perusahaan plat merah ini yakni telah membuka komunikasi dengan toke gabah yang juga mitra penyalur pupuk.

“Kita telah pesankan ke mereka agar menampung gabah petani, dan jangan menjual keluar melainkan ke Perusda,” ujarnya. Janpiter mengatakan, unit usaha penjualan beras Natabo saat ini mengalami peningkatan, stok beras 4,5 ton sudah hampir ludes dipesan.

“Apalagi kita tengah memesan hasil panen dari Simangumban seberat 7 ton, dan ini nantinya untuk menambah stok beras Natabo,” katanya. Janpiter berharap imbauan bupati dijalankan petani, sehingga nantinya tidak terjadi kekurangan pangan akibat dilempar keluar.

“Kita tidak tahu seberapa lama Pandemi ini berlangsung dan melalui imbauan ini ketersediaan pangan kita cukup menghadapi virus Corona tersebut,” pungkasnya. (as/ahu/sr)

USI