Ekonomi

Dampak Virus Corona Harga Bawang Putih Mahal

SIANTAR, FaseBerita.ID – Harga bawang putih di Pasar Horas Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, melonjak dalam sepekan terakhir. Harga bawang putih naik mencapai 10 persen atau Rp60 ribu dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram.

Tak itu saja, pasokan juga mulai berkurang karena adanya penghentian impor bawang putih dari China. Imbas terjadinya wabah virus corona, sehingga berdampak pada kenaikan harga komoditas di pasar lokal.

Hal itu dikatakan Soise (30) salah satu pedagang bawang putih, saat ditemui media ini, Minggu (9/2). Soise menambahkan, sudah lima hari terakhir ini harga bawang putih naik.

“Masih naik sepuluh persen, itupun pembeli banyak komplain. Padahal pembeli tak tau, kenaikan itu karena ada penghentian impor bawang putih dari China. Ya karena wabah Corona itu, jadi dampaknya naik harga,” terangnya.

Menurut dia, dari agen harga bawang putih mencapai Rp56 ribu. Kemudian oleh pedagang menjualnya Rp60 ribu.

“Ambil untung sikit ngak apa-apa. Yang penting laku. Daripada tidak laku, bawang jadi busuk,” ujarnya lagi.

Pedagang lainnya, Daman Pasaribu (41) mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, harga bawang putih terus mengalami kenaikan dari hari ke hari. Bahkan, pasokan pun saat ini mulai berkurang di pasaran.

“Bukan hanya naik bang, pasokan pun berkurang di pasaran ini. Memang pekan ini stok barang kami masih tersedia. Tapi, kalau ku perkirakan, hanya mampu untuk bertahan selama sepuluh hari ke depan saja,” ujarnya.

Dia juga menambahkan kalau terus seperti ini bukan tidak mungkin bawang putih di Siantar semakin lama akan semakin langka, dan akan berimbas kepada harga yang semakin hari semakin naik.

Ujung-ujungnya akan mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat maupun pedagang.

Para pedagang tersebut berharap Pemko segera mengatasi masalah ini. Bahkan, pedagang berharap kembali membuka impor bawang putih dari China jika kondisinya sudah membaik.

“Kami mewakili pedagang bawang putih lainnya di Pasar Horas berharap penuh lah. Berharap sama pemerintah agar cepat menindaklanjuti kurangnya pasokan bawang. Kemudian, impor dari China dibenahi lagi,” sebutnya. (Mag 04)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close