Ekonomi

Berikut ini Jadwal Pendaftaran CPNS 2019

FaseBerita.ID – Pemerintah sudah merilis jadwal pendaftaran CPNS 2019, yakni pada November mendatang.
Hal tersebut diketahui dari surat edaran (SE) bernomor B/1007/S.SM.01.00/2019 tentang jadwal tahapan seleksi CPNS 2019, yang diterbitkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Surat tertanggal 1 Oktober 2019 yang diteken SesmenPAN-RB Dwi Wahyu Atmaji itu tidak hanya meminta instansi pusat dan daerah menyiapkan anggaran dan infrastruktur. Dalam SE tersebut juga diselipkan jadwal tahapan pelaksanaan rekrutmen.

Dalam surat itu tertera tahapan kegiatan pelaksanaan rekrutmen sebagai berikut:
1. Pengumuman rekrutmen CPNS pada akhir Oktober hingga awal November.
2. Pendaftaran mulai November.
3. Pengumuman hasil seleksi administrasi, Desember.
4. Massa sanggah, Januari 2020.
5. Pengumuman jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD), Januari 2020.
6. Pelaksanaan SKD, Februari 2020.
7. Pengumuman hasil SKD, Maret 2020.
8. Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB), Maret 2020.
9. Integrasi nilai SKD dan SKB, April 2020.
10. Penetapan NIP dan pengangkatan sebagai CPNS, April 2020

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, jadwal tersebut sifatnya tentatif dan bisa berubah kapan saja.

“Estimasinya seperti itu. Mudah-mudahan tidak bergeser karena kan mau ada persiapan untuk pengadaan aparatur sipil negara (ASN) pertengahan tahun 2020,” kata Bima, Rabu (2/10/2019).

Dia lagi-lagi menegaskan, jadwal tersebut khusus CPNS jalur umum dan bukan untuk PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

Sebelumnya dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (MenPAN-RB) tertanggal 1 Oktober yang diteken SesmenPAN-RB Dwi Wahyu Atmaji mengatasnamakan menteri itu ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) pusat maupun daerah.

Dalam SE bernomor B/1007/S.SM.01.00/2019 itu menyebutkan pelaksanaan seleksi CPNS 2019 yang semula direncanakan selesai pada 2019, baru bisa dimulai Oktober. Perubahan jadwal tersebut, menurut Dwi, telah disepakati dalam rapat di KemenPAN-RB pada 30 September yang dihadiri unsur dari Kemenkeu (Ditjen Anggaran, Ditjen Perimbangan Keuangan, dan Ditjen Perbendaharaan), Kemendagri, Kemenkes, Kemendikbud, BKN, BPKP, Pemprov DKI Jakarta dan Jatim.

Terkait penundaan tersebut, seluruh PPK pusat dan daerah termasuk BKN diminta menyiapkan alokasi anggaran untuk pelaksanaan seleksi CPNS 2019. Alokasinya yang dibutuhkan untuk 2019 dan 2020.

“Alokasi anggaran 2019 dan 2020 untuk pelaksanaan seleksi CPNS mulai administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi kompetensi bidang (SKB), termasuk integrasi nilai SKD dan SKB. Melakukan penyesuaian kebutuhan prioritas dalam tahun anggaran 2020,” kata Dwi dalam surat tersebut.

Masing-masing instansi juga diminta menyediakan infrastruktur pendukung pelaksanaan seleksi CPNS. Di antaranya tempat, client computer (mandiri), jaringan komputer dan internet, genset, serta sarana prasarana pendukung lainnya. (esy/jpnn)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button