Ekonomi

212 Mart di Psp: Kekuatan Ekonomi Umat Lewat Koperasi Syariah

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Rabu malam, 10 April lalu. Ustadz Abdul Somad memotong pita tanda peresmian gerai 212 Mart di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Tak lupa, ia juga memberikan tausyiah singkat dengan harapan kebangkitan ekonomi ummat.

“Sehingga bangkitnya ekonomi ummat, kuatlah iman, kuatlah islam. Nabi bersabda, Al-mukminun qowwi. Mukmin yang kuat imannya. Kuat ekonominya. Kuat ilmunya. Kuat badannya. Khoirun, lebih baik. Wa Ahabbu Ilallah. Lebih dicintai Allah, Minal mukminun dhaif. Daripada mukmin yang lemah,” kata UAS seperti dikutip dalam tausyiah singkatnya, pada saat pembukaan gerai itu.

Hari ini, Rabu (1/5). Koperasi Syariah Kaffah Amanah Nadimpu yang mengasuh gerai 212 Mart Kota Padangsidimpuan, grand opening sekaligus membagikan kartu anggota koperasi dan mengumumkan dana sekaligus membagikan infaq yang terkumpul dari belanja di gerai, kepada anak yatim.

Ketua Koperasi, Dalari menerangkan, Koperasi Kaffah Amanah Nadimpu sudah lama diwacanakan. Dari Izzatul Islam (Pergerakan Islam), kemudian adanya koperasi syariah ini dan maka didirikan gerai 212 Mart yang juga sudah dilaunching dan diresmikan langsung oleh Ustadz Abdul Somad pada bulan lalu.

“Anggota koperasi 212 Syariah, 263 Orang yang sudah ada. Dan yang sudah mendaftar di Kaffah Amanah Nadimpu 133 orang,” katanya.

Dalam koperasi syariah ini anggotanya memiliki simpanan wajib Rp13 Juta. Dan saat ini yang termanfaatkan pada investasi gerai 212 Mart Kota Padangsidimpuan sebesar Rp462.960.000. Dan total keseluruhan dana saat ini sebesar Rp491.560.000.

“212 Mart ini adalah marketing islami. Informasikan kepada emak-emak, saudara dan tetangga. Usaha ini bukan milik perorangan, tetapi milik ummat. Dan kami tidak digaji sepeser pun, semata-mata demi meningkatkan ekonomi umat. 212 Mart bukanlah modal yang dikuasai individu, tetapi secara berjamaah,” kata Dalari.

Ia pun mengajak bagi yang ingin berinvestasi, dengan menjadi anggota koperasi dan langsung mendatangi kantor Koperasi Syariah di lantai tiga gedung tempat gerai 212 Mart itu. Tentang 212 Mart ini, katanya program yang dimanfaatkan adalah menyisihkan sedekah dari sisa total belanja pelanggan yang tak lagi memiliki pecahan.

“Kita ada program, selain berbelanja kita juga bersedekah. Misalkan ada sisa 200 rupiah, itu kita buka sedekah. Dan itu kita pastikan kemana penyalurannya, yaitu seperti infaq yang saat ini telah terkumpul sebanyak Rp600 ribu kita salurkan bagi anakyatim di sini,” tambah Dalari. Program lain, ada juga pengajian bulanan antar sesama anggota Koperasi.

“Mari kita sama-sama mengembangkan, mempromosikan 212 Mart ini. dan dari sini kita bangkitkan kembali ekonomi umat, dan ini barang-barang yang ada di gerai juga bisa dari masyarakat sendiri. Seperti Moto kita; Amanah berjamaah izzah, tetap kita laksanakan,” pungkasnya.

Pada acara launching ini, Dalari bersama Sekretaris dan Bendahara Koperasi, Edi Siswoyo dan Zulhan Taufik menyerahkan sertifikat anggota koperasi bagi peserta yang baru mendaftar serta menyerahkan infaq kepada anak yatim.

Dijelaskan Zulhan Taufiq, 212 mart sebagai usaha umat, pada pelaksanaannya nantinya, setiap kali memasuki waktu sholat, gerai akan tutup sementara selama 15 menit. Dan di gerai 212 Mart ini juga tidak memperjualbelikan rokok dan alat kontrasepsi.

“Kita mengajak masyarakat selain berbelanja, juga berinvestasi,” tambahnya. (san)

iklan usi