Bola

Yersi Gusfina Purba, Putri Simalungun Ikut Seleksi Timnas Sepakbola Wanita

FaseBerita.ID – Kabupaten Simalungun patut berbangga lagi. Sejumlah atlet sudah mengharumkan nama Simalungun di kancah Nasional.

Kali ini Yersi Gusfina Purba, putri asal Nagori Ambarokon Pane Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, berpeluang besar membawa kemali nama Simalungun ke kancah nasional.

Putri pasangan Jansir Purba dan Elpianna Saragih Sumbayak ini, mewakili Sumatera Utara dalam seleksi dan pemusatan latihan Timnas Wanita yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur. Selain Yersi, ada Nurhayati yang mewakili Sumut di seleksi Timnas kali ini.

Lulusan SMA Negeri 2 Pematangsiantar ini sedang menjalani seleksi dan pemusatan latihan timnas sepak bola wanita hingga 25 Mei mendatang.

Dijelaskan perempuan kelahiran 26 Agustus 1996 ini, sebelumnya dirinya dan Nurhayati mengikuti turnamen Sepak Bola Putri Piala Pertiwi yang digelar di Sabangan, Depok, Jawab Barat. Ternyata scout talent tim pelatih nasional memperhatikan mereka saat main di Piala Pertiwi yang berujung dengan pemanggilan untuk ikut seleksi

“Kenal bola itu mulai dari kecil. Fokus latihan itu di futsal tahun 2014 setelah kuliah di Unimed. Tahun 2018 ada seleksi untuk sepakbola wanita Sumut, saya ikut dan Puji Tuhan lolos. Kemudian kami persiapan mengikuti Piala Pertiwi yang digelar 20 April – 30 April,” kata Mahasiswa semester akhir Jurusan Olahraga Unimed ini.

Yersi Gusfina Purba

Yersi berposisi sebagai bek ini,semula tidak begitu percaya dirinya akan mengikuti seleksi timnas. Dirinya baru benar-benar yakin setelah mendapat surat resmi dari PSSI kepada Asprov Sumut tentang pemanggilan mengikuti seleksi.

“Waktu datang ke Depok untuk pertandingan Piala Pertiwi, tim Sumatera Utara datang dan pulang ke sana dengan menggunakan bus. Kondisi tidak begitu fit untuk tanding, tapi saya sempat dimainkan saat kompetisi dan dimulai dari bangku cadangan. Empat hari tiga malam untuk menempuh perjalanan dari Medan ke Depok, begitu pula sebaliknya. Sampai di Medan pun saya tidak percaya saya dipanggil seleksi timnas, sampai saya ditunjukkan surat. Sejujurnya badan tidak begitu fit akibat perjalanan. Tetapi setelah mendapat kepastian itu, saya semangat lagi untuk berlatih sebelum ke Sidoarjo,”kata Yersi.

Merasakan atmorfir tim nasional di Sidoarjo, membuat Yersi merasa sangat bersyukur dan terharu. Terutama bisa berkumpul dengan beberapa pemain lain dari daerah lainnya.

“Pakai baju latihan tim dengan lambang Garuda di dada membuat saya bangga sekali. Selama ini tidak pernah terbayangkan dan terpikirkan sebelumnya. Saya berpikir, tidak akan pernah ikut seleksi ini karena saya masih banyak kurangnya. Ternyata tidak disangka bisa diseleksi dan dilatih oleh coach Rully Nere. Suatu kebanggaan tersendiri. Coach-coachnya juga baik-baik dan ramah, teman-teman serta kakak-kakak di sini juga ramah,” katanya, terharu.

Yersi Gusfina Purba

Sebelum datang ke Sidoarjo, Yersi dan rekannya sudah mempersiapkan diri dengan matang. Latihan tambahan khusus pun dilakukan diawasi secara langsung oleh Asprov Sumatera Utara, menyangkut ketahanan fisik dan teknis. Latihan berupa kombinasi fisik dan teknik berupa kontrol bola, passing, crossing dan shooting.

Tim Voli Kota Siantar saat SMA

Yersi Gusfina Purba, mengaku sudah mencintai olah raga bola sejak kecil. Namun hingga lulus dari SMA Negeri 2 Pematangsiantar, Yersi fokus di bola voli. Tidak tanggung-tanggung, putrid Raya Kahean ini merupakan tim inti tim voli SMA Negeri 2 Pematangsiantar yang saat itu dimpimpin kepala sekolah Rudolf Barmen Manurung. Bahkan Yersi juga merupakan tim pelajar putri Kota Siantar.

Mohon Doa Warga Sumut

Yersi berharap dirinya lolos seleksi dan menjadi salah satu tim nasional. Untuk itu, dirinya berharap doa dukungan kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara dan terkhusus masyarakat Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar.

“Mohon doanya untuk masyarakat Sumatera Utara. Semoga kami bisa terpilih menjadi salah satu tim nasional,” pungkas Yersi. (esa)