Bola

Valencia 2-4 Arsenal: Reaksi Cemerlang

VALENCIA sempat menghidupkan peluang comeback saat menjamu Arsenal. Tapi The Gunners tak membiarkan harapan tuan rumah berkembang terlalu besar.

Arsenal bertandang ke Mestalla, Jumat (10/5) dinihari pada leg kedua semifinal Liga Europa. Tim arahan Unai Emery itu punya bekal keunggulan agregat 3-1 dari leg pertama.

Tapi kemudian Valencia mendapatkan gol cepat dari Kevin Gameiro di menit ke-11. Gol ini menghidupkan harapan Valencia untuk mengejar comeback, sebagaimana yang dilakukan Liverpool terhadap Barcelona di Liga Champions.

Nyatanya Arsenal bisa menghadapi situasi dengan tenang, lalu memberikan pukulan balik lewat Pierre-Emerick Aubameyang di hanya enam menit berselang. Gol cepat Alexandre Lacazette di babak kedua, tepatnya di menit ke-50, memberikan hantaman lebih besar untuk tuan rumah.

Valencia memang bikin satu gol lagi dari Gameiro di menit ke-58. Namun Arsenal sudah kadung di atas angin, bahkan mencetak dua gol tambahan dari Aubameyang pada menit ke-69 dan 88.

Valencia boleh menguasai bola lebih banyak, hingga 58%, tapi Arsenal main efisien. Ada enam tembakan on target dicatatkan dari 10 percobaan, sementara Valencia hanya membukukan tiga peluang mengarah ke gawang dari 18 upaya.

“Kami bereaksi dengan baik setelah tertinggal dan kami sejak awal tahu bahwa kami harus mencetak minimal satu gol malam ini. Auba sungguh luar biasa malam ini dengan hat-trick menakjubkan,” ungkap penyerang Arsenal, Lacazette.

“Kami sudah bermain buruk di Premier League dalam sebulan terakhir dan sekarang kami harus menggunakan kesempatan ini. Kami ingin bermain di Liga Champions musim depan dan kami ingin trofi,” tandasnya dilansir BBC.

Jalan Pertandingan
Valencia menekan dan menciptakan situasi di menit keenam. Kevin Gameiro lolos dari perangkap offside dan melepaskan umpan silang yang ditanduk Jose Gaya. Bola dibelokkan saja oleh Laurent Koscielny ke luar lapangan.
Dua menit berselang, Goncalo Guedes mengambil bola yag terlepas dari Gaya dan melepaskan sepakan. Percobaannya masih melambung saja.

Tekanan Valencia berbuah gol di menit ke-11. Umpan silang mendatar Rodrigo diselesaikan Gameiro dari jarak dekat untuk menaklukkan Petr Cech.

Arsenal membalas! Tim tamu lepas dari tekanan dan menyamakan kedudukan dari serangan balik. Sundulan Alexandre Lacazette jatuh di kaki Pierre-Emerick Aubameyang yang tak terkawal dan tinggal menghadapi kiper. Dengan sepakan voli Aubameyang menjebol gawang Valencia yang dikawal Norberto Neto.

Arsenal mencoba menebar ancaman lain di menit ke-26. Umpan silang Granit Xhaka disundul Aubameyang namun melambung saja.

Valencia merespons melalui percobaan Daniel Parejo. Sepakannya melebar ke kanan atas gawang.

Arsenal membuang peluang bagus untuk berbalik unggul pada menit ke-40. Aubameyang menusuk di kanan dan menyodorkan bola ke Lacazette di depan kotak penalti. Dalam posisi relatif bebas, tendangan Lacazette tipis saja ke kanan gawang. Babak pertama berakhir 1-1.

Baru empat menit babak kedua berjalan, Arsenal bikin gol dan berbalik unggul. Lacazette yang menerima bola dari Lucas Torreira, menggocek dua pemain Valencia dan melepaskan sepakan ke pojok kanan bawah gawang.

Keunggulan Arsenal tak bertahan lama, Valencia menyamakan kedudukan di menit ke-58. Tendangan Daniel Wass mulanya membentur kaki Gameiro di tengah kotak penalti, lalu diselesaikannya dengan sontekan ringan menaklukkan Cech.

Arsenal kembali unggul di menit ke-69! Ainsley Maitland-Niles mengirim umpan silang yang diselesaikan oleh Aubameyang di tiang dekat.

Arsenal semakin membenamkan Valencia dengan gol Aubameyang di menit ke-88. Lewat kerja sama dengan Henrikh Mkhitaryan, Aubameyang mendapatkan umpan terobosan di sisi kanan dan menuntaskan serangan dengan tembakan keras.

Hat-trick Aubameyang menandai kepastian lolos Arsenal ke final Liga Europa. Laga tuntas dengan skor 4-2. (dc/int)

USI