Bola

Riccat Turnip Anak Rakut Besi Silimakua, Kini Berkostum PSMS Medan

FaseBerita.ID– “Bahagia dan bangga pastinya bisa mengisi skuad kebanggaan masyarakat Sumatera Utara PSMS Medan. Terima kasih buat semua yang telah mendukung dan terutama keluarga.”

Demikian ungkapan Riccat Danuarta Turnip, anak Nagori Rakut Bosi, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun yang kini berkostum PSMS Medan.

Diwawancarai FaseBerita.ID, Selasa (21/1/2020), Riccat yang akrab dipanggil kawan-kawannya Dembele itu, menyapa dengan santun. Kunci menuju kontrak luar biasa bersama PSMS, kata dia, dengan semangat yang tinggi dan rasa percara diri setiap latihan dan pertandingan.

Riccat Turnip musim lalu (2019) diorbitkan pelatih Persesi Raja Isa di liga 3 bersama Persesi saat itu. Dia memang selalu menjadi pemain andalan pelatih Peresesi saat itu. Bahkan, dia telah mencuri perhatian pecinta sepakbola Siantar-Simalungun.

Anak pasangan Sion Turnip dan Ida Royani boru Purba ini dikontrak selama satu tahun oleh manajemen PSMS Medan. Dia akan mengenakan kostum tim kebanggaan warga Sumut itu selama satu musim.

Ditanya soal pendidikan sepakbolanya, Riccat mengaku memupuk kemampuan olahbolanya di SSB (sekolah sepak bola ) Dynhoven Saribudolok. “Saya sering latihan di sekolah dan juga di SSB Dynhoven, Bang. Begitulah teman-teman mendukung dan juga orangtua sangat mendukung makanya saya bekerja keras,” kata pelajar yang masih duduk di kelas III SMA Vanduyhovenm Sasribudolok ini.

Soal target bersama PSM Medan, dia tidak ada menargetkan penghargaan pribadi. Dia hanya ingin sukses bersama PSMS dan pastinya meraih prestasi yang tinggi. “Saya sangat ingin membawa PSMS Medan lolos ke Liga 1. Karena PSMS adalah tim yang sangat besar yang layaknya bermain di Liga 1,” katanya.

Manajemen PSMS Medan resmi kembali memperkenalkan 13 pemain yang direkrut sebagai tahap kedua pembentukan skuat Ayam Kinantan untuk mengarungi Liga 2 musim 2020.

Sebelumnya, manajemen PSMS telah lebih dulu mengontrak 7 pemain di tahap pertama awal Januari lalu. (leo)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button