Bola

Manchester City vs Real Madrid: Pengalaman Juara

FaseBerita.ID – Raphael Varane mengatakan pengalaman Real Madrid menjadi juara dalam beberapa tahun terakhir akan menjadi salah satu modal mereka untuk bisa melewati adangan Manchester City.

Madrid meraih sukses besar di era Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis itu membawa Los Blancos meraih 11 gelar juara sampai saat ini.

Tiga di antaranya ia raih di pentas Liga Champions. Hebatnya Zidane bisa mengantarkan Los Blancos meraihnya tiga tahun beruntun.

Musim 2019-20 ini, Madrid kembali berusaha untuk bisa memenangi kompetisi UCL lagi. Namun mereka sekarang harus melewati adangan besar dari City.

Real Madrid sekarang berada dalam posisi tertinggal dari Manchester City di babak 16 besar Liga Champions. Di leg pertama mereka kalah 2-1 dari pasukan Josep Guardiola.

Kini Madrid harus bisa membalikkan defisit itu, di Etihad Stadium, markas Man City. Hal tersebut tentu akan sulit, namun Raphael Varane mengatakan Los Blancos akan menggunakan pengalaman juara mereka untuk bisa melewati rintangan berat kali ini.

“Kami tahu apa yang kami raih dalam beberapa tahun terakhir adalah sesuatu yang luar biasa. Yang harus kami lakukan adalah membawa pengalaman ini bersama kami dan mengetahui bahwa detail kecil membuat perbedaan dalam pertandingan besar,” ucapnya dalam video yang diunggah di akun media sosial Real Madrid.

“Sekarang, kami sedikit lebih santai, tetapi kami memiliki tekad yang sama dan kami tahu jebakan yang harus kami hindari. Kami memiliki pengalaman bertahun-tahun, tetapi sulit untuk memenangkan setiap pertandingan, mengulang kemenangan dan selalu berada di puncak,” tutur Varane.

Keuntungan Madrid atas City

Duel antara Manchester City vs Real Madrid ini akan berlangsung dengan sepi. Pasalnya fans tak akan boleh masih Etihad stadium.

Menurut Casemiro, hal ini akan menjadi hal yang sedikit menguntungkan bagi Madrid. “Tanpa penggemar itu permainan yang berbeda,” seru Casemiro kepada Esporte Interactivo.

“Mereka tidak akan memiliki penggemar mereka dan itu mungkin menguntungkan kami sedikit. Tetapi para pemainnya sama, pelatihnya sama dan kita semua tahu bahwa tingkat kesulitannya akan sama karena mereka tim yang hebat,” tuturnya.

Real Madrid sendiri sejatinya memiliki lubang besar di lini belakangnya yang bisa dimanfaatkan oleh Manchester City. Pasalnya partner setia Raphael Varane di belakang yakni Sergio Ramos bakal absen karena terkena kartu merah di leg pertama lalu.

Lapar Kemenangan

Bek Real Madrid Raphael Varane memperingatkan Manchester City bahwa timnya kini tengah lapar kemenangan jelang duel di leg kedua di babak 16 besar Liga Champions.

Madrid saat ini berada dalam posisi cukup sulit dalam duelnya melawan City. Pasalnya di leg pertama lalu di Santiago Bernabeu, mereka kalah dengan skor 1-2.

Madrid harus bisa menang dengan skor 2-0 di laga ini jika ingin melangkah ke babak berikutnya. Akan tetapi itu bukan perkara mudah karena City jelas tim yang sangat kuat. Selain itu Kevin De Bruyne cs juga bermain di kandang sendiri.

Selain itu Madrid juga tak akan bisa bermain full team. Sebab Sergio Ramos harus absen akibat kartu merah yang didapatnya di leg pertama lalu.

Real Madrid sebelumnya berhasil menjadi juara La Liga. Kini Raphael Varane mengatakan kesuksesan itu membuat Los Blancos makin lapar untuk meraih kemenangan lainnya.

Madrid sangat ingin memenangi Liga Champions. Dan untuk bisa memuaskan rasa lapar itu mereka tentu akan berusaha memenangi duel lawan Manchester City di Etihad Stadium nanti.

“Kami ingin menang setiap hari, kami Real Madrid. Kami ingin memenangkan segala hal yang mungkin dan mendapatkan kepercayaan diri yang lebih tinggi,” serunya pada video yang diunggah akun media sosial Real Madrid.

“Kami belum memiliki permainan untuk dimainkan sebelumnya, jadi kami punya waktu untuk mempersiapkan diri. Tim terbaik pada hari itu akan menang. Kami akan memasuki [permainan] dengan rasa lapar untuk menang dan tekad yang diperlukan,” koar Varane. (bn/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button