Bola

Man United vs Liverpool: Memetik Momentum

Liverpool sedang oke-okenya, itu Manchester United tak menyangkal. Yang ingin MU lakukan adalah menunggangi performa apik sang rival untuk memetik momentum.

MU akan menjamu Liverpool di Old Trafford, Minggu (20/10/2019) malam di pekan kesembilan Liga Inggris. Pertandingan ini disiarkan langsung Mola TV dan TVRI, serta bisa ditonton via link ini.

Duel ini semestinya jadi partai yang amat besar di Premier League, tapi menjadi sedikit berkurang kehebohannya karena jarak dan perbedaan laju kedua tim.

‘Setan Merah’ selaku tuan rumah saat ini tercecer di posisi 12 dengan baru mengumpulkan sembilan poin, yang mana cuma dua poin dari zona degradasi. Sementara Liverpool sempurna di delapan laga pertama dan berlari sendirian di puncak klasemen.

Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer menyebut ada banyak faktor yang akan menentukan pemenang di laga ini. Soal laju kedua tim yang kontras, ia percaya justru MU punya kesempatan bagus.

MU cuma mesti siap memanfaatkan celah-celah yang ditinggalkan Liverpool, dan tiga poin atas sang tamu niscaya jadi suntikan moral yang besar.

“Ada banyak bagian di puzzle yang harus berada di posisi pas. Kami harus siap dan saya rasa para pemain siap secara mental untuk laga satu ini,” ungkapnya dikutip Sky Sports.

“Tentu saja fans akan selalu ada di belakang kami. Kami tahu kami cuma harus menunggangi momen-momen bagus mereka, karena mereka punya sejumlah pemain berkualitas, tapi kami adalah Manchester United dan ada sejumlah pemain bagus juga di sini.”

“Kami perlu menjawab tuntutan pertandingan ini, dan ini adalah laga besar yang Anda cari ketika gabung Man United, maka Anda harus menunjukkan kualitas,” imbuhnya.

Liverpool Tak Anggap Enteng

Liverpool diunggulkan saat bertandang ke markas Manchester United. Mereka amat stabil sejauh ini sementara ‘Setan Merah’ tersendat-sendat.

Meski bermain di markas lawan, ‘Si Merah’ difavoritkan karena performa sejauh ini. Tim arahan Juergen Klopp ini menyapu bersih delapan partai pembuka dan sudah unggul delapan poin di puncak klasemen.

Sedangkan MU duduk di urutan 12 sementara. Dua kemenangan dan tiga hasil imbang menghadirkan sembilan poin di delapan pekan sampai saat ini, menempatkan mereka hanya dua poin di atas zona merah. Di laga teranyarnya, MU kalah 0-1 dari Newcastle United.

Tapi mengingat sejarah pertemuan MU dan Liverpool, Andy Robertson melihat hasil-hasil belakangan jadi tak berarti. Ada gengsi dan harga diri yang dipertaruhkan yang akan jadi pemantik semangat kedua tim.

“Saya rasa tidak akan jadi persoalan bagaimana laju Anda belakangan di laga-laga semacam ini. Ini akan jadi duel sekali dan kita akan lihat siapa yang menang,” ujar bek kiri Liverpool tersebut.

“Saya tak ragu bahwa mereka akan menunjukkan reaksi setelah performa buruk melawan Newcastle. Saya yakin sepenuhnya bahwa mereka akan berapi-api dan ingin menghidupkan kembali musim mereka.”

“Buat mereka, tidak ada waktu yang lebih baik lagi untuk melakukannya ketimbang saat melawan kami. Tapi kami juga punya target-target dan tujuan sendiri. Itulah yang harus kami kejar,” imbuhnya dikutip Liverpool Echo.

Selalu Spesial

Manchester United dan Liverpool tak selalu bertemu dalam kondisi ideal. Tapi akan selalu ada aura spesial dari pertemuan keduanya.

Kedua tim sedang dalam situasi berbeda. Liverpool tengah panas-panasnya, memenangi delapan pekan pertama dan menguasai puncak klasemen. Sementara MU tercecer di urutan 12 dengan sembilan poin, dua poin saja dari zona degradasi.

Melihat performa sejauh ini, laga berpotensi berjalan timpang. Bek Liverpool Andy Robertson menepis anggapan tersebut, menyebut bahwa hasil-hasil belakangan tak dihitung di duel semacam ini.

Ia tahu betul Liverpool dan MU terikat rivalitas panjang dan sengit, yang bahkan dimulai bukan dari urusan sepakbola melainkan isu ekonomi. Persaingan mendarah daging berusia lebih dari 100 tahun silam antara kedua kota itu menghadirkan aura berbeda.

Belum lagi bicara soal stadion masing-masing tim, yang punya atmosfer khas.

“Saya rasa yang membuat pertandingan ini begitu spesial adalah karena ini bersejarah. Sudah ada pertarungan sebesar itu selama bertahun-tahun,” ungkap Robertson dikutip Liverpool Echo.

“Dan keduanya selalu punya tim top yang selalu bertarung satu sama lain untuk segalanya di lapangan. Sudah selalu seperti itu. Dan atmosfernya betul-betul berbeda ketika Anda menghadai mereka.”

“Itu (Old Trafford) adalah stadion bersejarah, bagus, meski saya lebih memilih Anfield. Atmosfernya bagus juga. Selalu ada keuntungan dari sana. Ini adalah pertandingan yang bagus dan terkadang dimainkan selayaknya duel di turnamen,” tambahnya. (dc/int)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close