Bola

Man City vs Leicester: Menang Harga Mati

FaseBerita.ID – Manchester City akan meladeni Leicester City di Etihad Stadium pada matchweek 37 Premier League 2018/19, Selasa (7/5) dinihari. The Citizens punya seribu alasan untuk menang.

Minggu dini hari (5/5), Liverpool telah memainkan pertandingannya, tandang ke Newcastle dan menang 3-2. City harus menang jika ingin mempertahankan keunggulan satu poin atas Liverpool dengan satu laga tersisa.

City tahu, terpeleset di sini, hampir mustahil mereka bisa bangkit lagi. Kemenangan atas Leicester pun menjadi harga mati. Sergio Aguero, yang menyumbang enam gol dan empat assist dalam sembilan penampilan terakhirnya di semua kompetisi, bakal jadi salah satu tumpuan utama Josep Guardiola untuk coba merebut tiga poin dari Leicester nanti.

Namun Leicester sepertinya tak bakal mudah dikalahkan. Sejak ditangani Brendan Rodgers, performa mereka mengalami peningkatan. Rodgers pun sepertinya takkan keberatan memberi ‘bantuan’ untuk Liverpool, mantan klubnya.

Pekan lalu, Leicester menumbangkan Arsenal tiga gol tanpa balas. Jamie Vardy menyumbang dua gol, sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Youri Tielemans.

Barisan belakang wajib meredam Vardy, yang mengukir sepuluh gol dan satu assist dalam sembilan penampilan terakhirnya di Premier League. Dialah ancaman terbesar buat mereka di laga nanti.

Andalkan Serangan Balik
Leicester City sudah mempersiapkan strategi untuk melawan Manchester City di Liga Inggris. The Foxes akan mengandalkan serangan balik untuk mengalahkan City.

Ya, Man City vs Leicester akan berlangsung di Etihad Stadium, Selasa (7/5). Tim tuan rumah wajib menang untuk kembali merebut posisi teratas klasemen Liga Inggris dari Liverpool.

The Reds saat ini menduduki puncak klasemen Liga Inggris dengan raihan 94 poin, berjarak dua angka dari City di posisi kedua.

Manajer Leicester, Brendan Rodgers, kenal betul dengan kualitas pemain yang dimiliki oleh tim Manchester biru. Dia pun berniat tak akan memberi banyak ruang gerak untuk tim asuhan Josep Guardiola.

“Kami tim yang mempunyai kecepatan. Anda harus bermain sangat kompak dan bermain ketat. Mereka ditaburi dengan pemain berkelas dunia dan pemain berkelas dunia akan selalu menemukan ruang,” kata Rodgers di Four Four Two.

“Anda harus mencoba dan menutup ruang. Kemudian saat anda bisa melewati tekanan itu akan ada ruang, dan itu merupakan suatu keunggulan yang sangat-sangat dimiliki tim ini,” dia menambahkan.

Vardy Sedang On Fire
Manchester City harus mewaspadai Jamie Vardy saat meladeni Leicester City di lanjutan Liga Inggris. Pemain 32 tahun itu sedang on fire.

Ya, Vardy sedang tampil produktif untuk Leicester menatap pertandingan itu. Dalam 11 pertandingan terakhir di Liga Inggris, ada 11 gol yang disumbangkan.

Liga dari gol-gol di atas dibukukan Vardy saat membela Leicester di pertandingan tandang. Sementara dalam dua pertandingan terakhir, Vardy selalu membukukan gol.

Arsenal yang menjadi korban terbaru dari Vardy. Saat Leicester menghajar The Gunners 3-0, Vardi membukukan sepasang gol.

Opta juga mencatat bahwa Vardy merupakan pemain yang paling berbahaya saat melawan tim enam besar. Sudah ada 31 gol yang disarangkan pemain nomor punggung 9 itu.

Saat sembilan kali berhadapan dengan City di Liga Inggris, Vardy membukukan sebanyak empat gol. Sekali hat-trick dicetak ke gawang City, pada pertandingan Liga Inggris yang berlangsung 10 Desember 2016. Dalam pertandingan di King Power Stadium itu, Leicester menang 4-2.

Andai tak mau hasil putaran pertama terulang, City harus memberi perhatian khusus pada Vardy. Saat itu, Leicester menang 2-1, Vardy menyumbangkan satu assist. (bn/dc/int)

Prakiraan Pemain

Man City (4-3-3):
Ederson; Zinchenko, Laporte, Stones, Walker; David Silva, Gundogan, Bernardo Silva; Sane, Aguero, Sterling.
Manajer: Josep Guardiola.

Leicester (4-5-1):
Schmeichel; Chilwell, Maguire, Evans, Pereira; Maddison, Choudhury, Ndidi, Tielemans, Albrighton; Vardy.
Manajer: Brendan Rodgers.

iklan usi