Bola

Lyon vs Munchen: Siapkan Kejutan

FaseBerita.ID – Olympique Lyon menghadapi Bayern Munich di babak semifinal Liga Champions 2019-2020. Laga tersebut akan tersaji di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, pada Kamis 20 Agustus 2020 dini hari.

Memphis Depay dan rekan-rekan akan tampil sebagai tim underdog pada laga nanti. Jika dilihat dari kualitas pemain serta kedalaman skuad yang dimiliki, Bayern jelas lebih diunggulkan ketimbang Lyon.

Apalagi, Die Rotten –julukan Bayern– juga tengah berada pada performa terbaik mereka musim ini. Hal itu mereka buktikan dengan menumbangkan raksasa Spanyol, Barcelona di babak perempatfinal kemarin.

Tidak tanggung-tanggung, tim arahan Quique Setien dipaksa menyerah dengan skor cukup telak 8-2 oleh Thomas Muller dan kolega. Kemenangan tersebut memastikan Bayern melangkah ke babak empat besar.

Kendati demikian, pelatih Lyon, Rudi Garcia enggan gentar dengan kekuatan lawan. Pelatih 64 tahun itu mengklaim timnya siap untuk kembali memberikan kejutan di babak semifinal nanti.

“Tapi kami tahu bahwa kami underdog melawan Bayern. Kami perlu melakukan sesuatu yang besar lagi, seperti yang kami lakukan melawan Juventus, seperti yang kami lakukan melawan Man City,” ujar Garcia, seperti dilansir dari laman Sportskeeda, Minggu (16/8).

“Kami siap untuk kembali memberikan kejutan. Kami yakin apapun masih bisa terjadi dan kami akan berusaha sebaik mungkin,” sambungnya.

“Kami bukan favorit untuk melaju ke final. Tapi kami berada di semifinal, jadi kami boleh berpikir bahwa kami pantas mendapatkannya,” lanjut pelatih asal Prancis tersebut.

“Jika kami mencapai final, kami akan benar-benar pantas mendapatkannya. Jadi ini adalah kesempatan yang harus kami maksimalkan,” tandasnya.

Bayern Sedang On Fire

Bayern Munchen memang sedang on fire. Jawara Bundesliga Jerman ini tampil luar biasa dengan mempermalukan Lionel Messi dan kawan-kawan dengan skor yang amat telak.

Lyon tentu sadar diri dengan peluangnya di pertandingan nanti. Sangat sulit untuk bisa menghentikan Bayern.

Berdasarkan riwayat head to head kedua tim saja Lyon sudah kalah. Dari delapan pertemuan, Lyon hanya bisa menang dua kali, imbang dua kali, sementara empat laga lain menjadi milik tim asal Jerman tersebut.

Keberadaan Robert Lewandowski di kubu Bayern harus membuat Lyon waspada. Striker Polandia itu selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan Liga Champions musim ini. Total 14 gol sudah ia koleksi dan menjadi top skor sementara. Lewandowski belum akan berhenti karena ia punya kans untuk mengejar rekor Cristiano Ronaldo.

Kondisi Tim Terkini

Meski diunggulkan, Bayern tentu tak boleh menganggap remeh Lyon. Skuad asuhan Hansi Flick harus melihat bagaimana permainan Lyon kala menyingkirkan Manchester City di fase perempat final lalu. Pertahanan Lyon yang rapat dan diikuti serangan balik cepat menjadi penyebab utama tersingkirnya City.

“Lyon adalah tim yang bagus secara taktikal. Serangan balik mereka berbahaya dan punya para pemain yang bisa menghukum setiap kesalahan yang dilakukan pemain City. Kami harus terus terjaga sepanjang laga dan waspada terhadap serangan balik mereka,” kata Manuel Neuer.

Nama-nama seperti Houssem Aouar, Maxwel Cornet, atau Karl Toko Ekambi harus dijadikan perhatian oleh lini belakang Bayern.

Kapten Lyon, Aouar, yang bermain apik kontra City, menurut catatan Whoscored, menjadi pemain yang paling banyak menyentuh bola dengan jumlah 47 kali dan menjadi jenderal lapangan tengah tim.

Belum lagi kehadiran dua pemain muda seperti Bruno Guimaraes dan Maxence Caqueret. Dua pemain yang baru-baru ini masuk ke tim utama Lyon benar-benar menjadi tambahan darah segar bagi tim yang telah kehilangan Lucas Tousart. (oz/tir/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button