Bola

Lapangan Sahala Muda Pakpahan Tapsel Telantar

TAPSEL, FaseBerita.ID – Lapangan sepakbola Sahala Muda Pakpahan, yang berada di Dusun Tanjung Medan, Desa Pahae Aek Sagala, Kecamatan Sipirok, terkesan ditelantarkan.

Fasilitas umum milik Pemkab Tapsel ini, seolah ‘dibiarkan’ tak terurus. Dalam kurun waktu yang lama, tak pernah dimanfaatkan untuk pembinaan generasi di tengah ‘maraknya’ kenakalan seiring kemajuan teknologi.

Melihat kondisi tersebut, beberapa warga sangat menginginkan, adanya perhatian dan pembenahan dari Pemkab Tapsel. Sehingga, fasilitas umum tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembinaan generasi yang sehat dan berprestasi kelak.

“Lapangan Sahala Muda Pakpahan sangat memprihatinkan,” sebut Rasidin (24) dan Azhari (25) warga Sipirok.
Menurut mereka, lapangan tersebut merupakan milik Pemkab Tapsel dan menjadi kebanggaan masyarakat Sipirok. Karena telah banyak melahirkan pemain-pemain sepakbola berbakat di tahun 90-an. Sehingga persepak bolaan Sipirok cukup diperhitungkan dimasa itu, di Tapanuli Bagian Selatan.

“Sayangnya karena minim pembinaan dan kurangnya perhatian terhadap fasilitas kegiatan olahraga utamanya sepakbola membuat prestasi yang ada tak berkelanjutan. Padahal kegiatan seperti ini sangat positif sebagai salah satu langkah preventif mencegah kenakalan remaja seperti terjebak pada penyalahgunaan narkoba yang semakin tidak terkontrol pada dewasa ini,” ungkap kedua pemuda yang juga hobi sepak bola itu.

Disampaikan, hingga saat ini belum ada satupun lapangan sepakbola yang layak di Sipirok. Tanpa mengesampingkan kecamatan lain yang ada di Tapsel, sejatinya sebagai Ibukota Kabupaten, Sipirok harus menjadi pioner dan barometer kemajuan Tapanuli Selatan.

“Sepakbola adalah salah satu olahraga yang paling universal dan hiburan rakyat yang paling banyak disukai di Indonesia bahkan dunia. Hal tersebut harus dipandang pemerintah sebagai potensi untuk membangun Sumber Daya Manusia yang lebih kompeten sehat jasmani dan rohaninya dengan membudayakan olahraga pada masyarakatnya,” ungkap mereka.

“Sebagai putra Sipirok dan Tapsel, yang sangat gemar dan cinta dengan sepakbola, kami berharap dengan adanya fasilitas yang mendukung dan pembinaan yang berkesinambungan, nantinya akan lahir atlet-atlet sepak bola yang bisa mengharumkan Daerah Tapanuli Selatan dengan mampu menembus skala Nasional ataupun Internasional,” pungkas keduanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Tapsel A Saftar Harahap mengaku, baru mengetahui ada lapangan sepak bola lengkap dengan tribun di Sipirok dan kondisinya tak terurus.

Begitupun, Kadis yang juga membawahi Bidang Olah Raga ini, juga bertekat akan membenahi fasilitas milik Pemkab Tapsel itu secepatnya.

“Jujur, saya baru tau lapangan ini. Saya akan segera membuat program untuk membenahi lapangan dan tribun agar tidak menimbulkan kesan terlantar. Dan saya berniat, membuat program kegiatan dan pembinaan olah raga dilapangan kita ini nantinya,” ungkapnya saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu. (ran)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close