Bola

Huddersfield 1-1 Man United: Menghapus Mimpi

FaseBerita.ID – Huddersfield Town sudah terdegradasi sedari Maret, dan cuma dapat empat poin dari 24 laga terakhir. Klub dasar klasemen itu menghancurkan mimpi Manchester United ke Liga Champions.

Meski tidak sampai kalah, laga dengan Huddersfield bisa dianggap sebagai titik nadir penampilan MU musim ini. Dalam laga yang begitu krusial untuk meraih target ke Liga Champions, justru hasil imbang yang didapat Paul Pogba dkk.

Scott McTominay mencetak gol cepat di John Smith’s Stadium. Tapi setelah itu MU seperti tak punya kemampuan untuk mencetak gol kedua. Sampai pada akhirnya lewat sebuah serangan balik kilat David De Gea dikolongi dan gawangnya kebobolan. Laga tuntas dengan skor 1-1.

Tambahan satu poin membuat MU harus menghapus mimpi lolos ke Liga Champions musim depan. Dengan hanya ada satu pertandingan tersisa di Liga Inggris musim ini, MU tak mungkin bisa mengejar Tottenham Hotspur di posisi empat klasemen Liga Inggris, yang kini unggul empat angka.

Meski MU tengah naik turun dan sangat jauh dari konsisten, hasil imbang di kandang Huddersfield sejatinya adalah sebuah kekalahan besar. Huddersfield saat ini berstatus tim juru kunci. Dari 37 laga yang sudah dijalani mereka hanya meraih tiga kemenangan, enam kali imbang (termasuk dengan MU) dan 28 kali kalah.

Bukan sekadar juru kunci. Klub berjuluk The Terriers itu adalah yang pertama terdegradasi musim ini. Pada 30 Maret mereka dipastikan kembali ke Divisi Championship setelah kalah 0-2 di kandang Crystal Palace. Atas hasil itu Huddersfield menyamai rekor Peremier League dalam hal klub yang paling cepat terdegradasi, yakni saat Liga Inggris masih menyisakan enam pertandingan.

Secara teknis, Huddersfield kini merupakan klub terburuk di Premier League. Selain poinnya paling sedikit (15), mereka juga tim paling buruk dalam hal poduktivitas (21 gol) dan duduk di urutan dua sebagai klub dengan jumlah kebobolan paling banyak (75).

Jalan Pertandingan

MU mendominasi penguasaan bola sebesar 65 persen berbanding 35 persen tuan rumah di babak pertama. Gol cepat pun sempat didapat tim tamu.

Laga baru berjalan delapan menit, MU bisa membobol gawang Huddersfield. McTominay yang membawa The Reds memimpin.

Berawal dari serangan yang dirancang Juan Mata, bola dikuasai McTominay di depan kotak penalti. Tak pakai lama, sepakan kaki kiri ia lepaskan dan mengirim bola meluncur ke sisi kanan bawah gawang Huddersfield. Gol, MU unggul 1-0.

Usai gol itu, MU banyak menekan Huddersfield namun tidak ada yang berbuah gol kedua. Sementara itu, upaya tuan rumah juga masih belum mampu meruntuhkan pertahanan tim tamu. Hingga jeda, skor 1-0 tetap bertahan.

Di babak kedua, Huddersfield mulai keluar menekan. Di menit ke-52, Karlan Ahearne-Grant melepaskan sepakan ke gawang MU, namun bolanya masih mengarah ke samping.

Tekanan Huddersfield membuahkan hasil pada menit ke-60. Isaac Mbenza bisa mengonversi umpan Jonas Lossl dengan sepakan mendatar yang memperdaya David De Gea di kotak penalti. Skor menjadi 1-1.

Kedudukan kembali imbang membuat MU berusaha menekan Huddersfield. Namun pertahanan disiplin tuan rumah membuat upaya tim besutan Ole Gunnar Solskjaer tak membuahkan hasil.

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, MU nyaris mendapat gol keduanya. Paul Pogba mendapat ruang tembak yang bagus, tapi sepakannya justru membentur mistar.

Di menit ke-88, Huddersfield juga nyaris membobol gawang MU. Ahearne-Grant mendapat sodoran ke kotak penalti, dan melepaskan tembakan yang masih bisa diblok De Gea dengan kakinya.

Di injury time yang berlangsung delapan menit, tidak ada gol tercipta dari kedua tim. Skor berakhir 1-1.(dc/int)

iklan usi



Back to top button