Bola

Everton 4-0 Man United Tamparan ‘Setan Merah’

FaseBerita.ID – Manchester United dipermalukan Everton di Goodison Park. Serangkaian catatan buruk pun menampar ‘Setan Merah’.

MU kalah telak 0-4 saat bertandang ke Everton, Minggu (21/4) malam. David de Gea digelontor gol-gol dari Richarlison, Gylfi Sigurdsson, Lucas Digne, dan Theo Walcott.

Kekalahan ini memberikan MU sejumlah catatan buruk. Salah satunya, ini adalah kekalahan tertelak mereka dari Everton di semua kompetisi sejak 1984 silam.

Sementara itu Nemanja Matic mengatakan kekalahan itu sebagai bukti Setan Merah kurang sosok pemimpin di atas lapangan.

Pada laga lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, Minggu (21/4) malam, The Red Devils menelan kekalahan 0-4 dari Everton. Richarlison, Gylfi Sigurdsson, Lucas Digne, dan Theo Walcott yang menjebol gawang David De Gea.

Setan Merah tak banyak mengancam. Situs resmi Premier League melansir bahwa Man United cuma sekali melepaskan sepakan tepat sasaran.

Matic merupakan salah satu pemain paling senior MU saat melawan Everton. Dia bilang bahwa para pemain Man United kurang sosok pemimpin, yang merupakan salah satu tugasnya.

“Saya rasa banyak hal tak berjalan semestinya bagi kami. Staf sudah mempersiapkan laga sama seperti biasanya. Mereka memperlihatkan kepada kami tiap detail kecil yang bisa membuat mereka menyakiti tim. Tapi, saya rasa masalah terbesar kami hari ini adalah tak punya pemimpin di lapangan,” tuturnya kepada Astro Supersport dilansir Dailymail.

“Dalam hal ini adalah saya. Karena saya adalah salah satu pemain paling berpengalaman di tim. Jika kami gagal memenangi pertarungan di sektor gelandang, semua pemain di dalam tim akan kesulitan bermain. Jika ada sosok yang harus disalahkan itu adalah saya,” tambah dia.

Mandul, Kebobolan 7 Gol

Manchester United dua kali menelan kekalahan telak di pekan ini. The Red Devils mandul di lini depan dan rapuh di lini belakang.

Saat melakukan lawatan ke Goodison Park dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (21/4) malam, MU dihajar oleh Everton 0-4. Dalam laga itu, MU cuma sekali mengancam Everton.

Situs resmi Liga Inggris mencatat bahwa Setan Merah cuma menorehkan sekali shot on target dalam 7 kali tembakan.

Gol Everton ke gawang yang dikawal oleh David De Gea dibukukan oleh Richarlison, Gylfi Sigurdsson, Lucas Digne, dan Theo Walcott.

Dengan empat gol ini, MU membukukan rekor lini belakang terburuk sejak musim 1989/1990. Tim Manchester Merah sudah kebobolan 48 kali, lebih banyak sekali sari 19 musim lalu seperti data yang dilansir oleh Opta.

Kekalahan telak ini menambah nestapa MU. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu dipastikan puasa gelar setelah disingkirkan Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions.

Saat melawat ke Camp Nou, Rabu (17/4), MU kalah dengan skor telak 0-3. Dua gol dari Lionel Messi dan satu gol Philippe Coutinho menjadi penyebab kekalahan Marcus Rashford dkk.

MU mencatatkan kekalahan agregrat paling telak dengan skor 0-4. Pada leg sebelumnya, gol bunuh diri Luke Shaw menjadi penyebab kekalahan MU.

Ini adalah kekalahan agregat terbesar Manchester United [0-4] dalam sebuah laga dua leg di Eropa. Sebelumnya, kekalahan agregat terbesar diderita MU dari AC Milan 2-5 di semifinal Piala Eropa 1957/58 dan 1-4 dari Atletico Madrid di babak 16 besar Piala Winners 1991/92. (dc/fid)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button