Bola

Espanyol vs Atletico: Bidik Runner-up

FaseBerita.ID – Atletico Madrid berpeluang besar mengunci predikat runner-up Liga Spanyol 2018/19. Sementara itu Real Madrid dituntut membuat respons positif.

Liga Spanyol sudah ‘berakhir’ setelah Barcelona memastikan diri sebagai juara pada akhir pekan lalu. Pertarungan yang tersisa kini adalah perebutan status runner-up antara Atletico dengan Madrid, yang menempati peringkat kedua dan ketiga di papan klasemen.

Los Rojiblancos dalam posisi lebih baik karena mengumpulkan 74 poin, unggul sembilan poin dari rival sekotanya itu, sedangkan kompetisi tinggal menyisakan tiga pertandingan saja. Namun, mengingat Madrid unggul head to head, Atletico mesti meraih setidaknya satu poin untuk mengamankan posisinya.

Di jornada 35, Atletico akan menyambangi Espanyol di Stadion RCDE, Sabtu (4/5) malam. Periquitos cukup tricky bagi Atletico karena berhasil menang dua kali dalam tiga pertemuan terakhir kedua tim.

Selain itu, Espanyol sedang dalam tren yang oke. Klub Catalan ini tidak terkalahkan di enam pertandingan terakhir LaLiga meski memetik hasil seri di tiga pertandingan terakhir secara berturut-turut.

Di laga sebelumnya, Atletico Madrid mengandaskan Real Valladolid di lanjutan Liga Spanyol dengan skor 1-0. Gol bunuh diri dari Joaquin Fernandez menjadi penentu kemenangan Los Colchoneros.

Dalam pertandingan di Wanda Metropolitano, Sabtu (27/4) lalu itu, Atletico dan Valladolid masih bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Tuan rumah lebih banyak menguasai bola dengan catatan 63 persen penguasaan bola dalam data yang dilansir oleh ESPN FC.

Ada tujuh tembakan yang dilepaskan Atletico, cuma satu mencapai sasaran. Percobaan Antoine Grezmann pada menit ke-20 yang mencapi bidang, tapi bisa dicegah masuk ke gawang.

Sementara itu, dua attempt Valladolid mencapai bidang. Sergi Guardiola melepaskan tendangan jarak jauh pada menit kedelapan, masih mentah di tangan kiper Atletico, Jan Oblak.

Sama halnya dengan percobaan Guardiola pada menit ke-29 dari sisi kiri kotak penalti Valladolid, bisa diselamatkan oleh Oblak.

Pada babak kedua, Atletico langsung mengambil inisiatif untuk menyerang. Percobaan jarak jauh Saul pada menit ke-50 masih melebar dari gawang yang dikawal oleh Jordi Masip.

Masuknya Angel Correa pada menit ke-56 langsung membuahkan dampak ke serangan Atletico. Beberapa saat di lapangan, Correa langsung melakukan aksi di sayap kanan. Umpan tarik pemain nomor punggung 10 itu belum bisa diselesaikan.

Kebuntuan Atletico terselesaikan pada menit ke-66. Umpan silang Saul dari sayap kiri, mengarah ke jantung pertahanan Valladolid. Joaquin Fernandez salah mengantisipasi bola, malah masuk ke gawang sendiri.

Griezmann melewatkan kesempatan pada menit ke-74. Sebuah umpan panjang gagal dia sepak karena bisa dicuri pemain belakang Valladolid di jantung pertahanan.

Tendangan jarak jauh Oscar Plano belum menjadi gol untuk Valladolid. Oblak masih sigap pada menit ke-77, Atletico masih selamat dari kebobolan.

Wasit yang memimpin pertandingan, Mario Melero Lopez, harus menggunakan video assistant referee pada menit ke-87.

Sundulan pemain Valladolid mengenai Santiago Arias hingga berbuah tendangan sudut. Bolanya seperti mengenai tangan. Setelah melihat tayangan ulang, penalti tak diberikan. (dc/int)

iklan usi



Back to top button