Bola

Brighton Albion 1-4 Man City: Pesta Juara

MANCHESTER City keluar sebagai juara Premier League 2018/2019. Ini setelah The Citizens mengalahkan Brighton & Holve Albion 4-1 di pekan terakhir.

Pada laga yang dihelat di Amex Stadium, Minggu (12/5) malam, City sebenarnya sempat tertinggal duluan oleh gol Glen Murray pada menit ke-28. Di saat bersama Liverpool unggul 1-0 atas Wolverhampton sehingga mereka menguasai puncak klasemen.

Tapi, cuma semenit berselang, Sergio Aguero menyamakan skor jadi 1-1. City lantas berbalik unggul pada menit ke-37 lewat tandukan Aymeric Laporte meneruskan korner Riyad Mahrez. City memimpin 2-1 saat turun minum dan 45 menit menuju gelar juara.

Masuk di babak kedua, City memperbesar keunggulan pada menit ke-63 lewat gol Mahrez dan Ilkay Guendogan pada menit ke-72. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan usai dan City berhasil mempertahankan gelar juara Premier Leaguenya.

City finis dengan 98 poin dari 38 laga, unggul satu poin atas Liverpool di urutan kedua. Kemenangan Liverpool 2-0 atas Wolverhampton pun terasa sia-sia dan puasa gelar liga mereka berlanjut menjadi 29 tahun.

Akan Lebih Gila Musim Depan

Juergen Klopp menjanjikan Liverpool bakal kembali menantang Manchester City musim depan. Pep Guardiola menyebut City bakal lebih gila lagi dari saat ini.

City menyudahi pertarungannya dengan Liverpool sebagai pemenang. Kemenangan 4-1 atas Brighton & Holve Albion di pekan terakhir Premier League, Minggu (12/5) malam, mengantarkan mereka ke tangga juara.

Tim sekota Manchester United itu berhasil mempertahankan titel juara yang didapat musim lalu, meski tak berhasil menyamai torehan 100 poin. City jadi juara dengan 98 poin, hanya unggul satu poin dari Liverpool.

Ini jadi salah satu musim tersengit dalam sejarah Premier League karena Liverpool sebagai pesaing cuma kalah sekali sepanjang musim ini dan punya pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan 22 gol. Hanya saja, City lebih banyak menang dan jumlah gol ketimbang rivalnya itu.

Klopp selaku manajer Liverpool menyebut musim ini hanya permulaan karena mereka akan menantang lagi City musim depan. Tantangan itu Guardiola terima dan dia pun berjanji akan memberikan tim yang lebih tangguh lagi.

“Kami terima tantangan itu dan musim depan kami akan lebih kuat lagi, saya janji kepada kalian,” ujar Guaridola di Mirror.

City masih punya satu laga lagi untuk melengkapi treble domestik musim ini yakni final Piala FA kontra Watford pekan depan. City sudah meraih Piala Liga Inggris dan Premier League.

Pasang Standar Baru

Manchester City mempertahankan gelar Liga Inggris dengan raihan poin yang tinggi. City sudah memasang standar baru yang begitu tinggi di Liga Inggris.

Sebelum musim lalu, tak ada tim yang meraih poin lebih banyak daripada Chelsea-nya Jose Mourinho pada musim 2004/2005. Kala itu The Blues jadi juara dengan total 95 poin.

Tingginya jumlah poin City tak lepas dari besarnya persentase kemenangan mereka. City memenangi 32 dari 38 pertandingan musim ini, sama dengan musim lalu. Dengan persentase kemenangan 84,2%, City jadi tim juara pertama yang menembus angka 80% soal persentase kemenangan.

“Pertama, selamat kepada Liverpool juga dan tentu terima kasih, karena mereka membantu mendorong kami dan meningkatkan standar kami dari musim lalu,” ujar manajer City, Pep Guardiola, seperti dilansir situs resmi klub.

“Bersaing dengan tim ini, kami seharusnya melakukan apa yang sudah kami lakukan, begitu luar biasa, 198 poin sejak kami memulai dua musim lalu, dan kami selesai di sini musim ini, juara beruntun. Ini musim luar biasa bagi kami.”

“Saya kira musim lalu kami membuat standar lebih tinggi dan Liverpool membantu kami agar tetap ada di sana sepanjang waktu,” katanya menambahkan.(dc/int)

USI