Bola

Barcelona vs Valencia: Misi Juara

BEK Barcelona Clement Lenglet mengakui timnya masih dihantui kekalahan dari Liverpool. Namun, Barca bertekad menyudahi musim ini dengan gelar Copa del Rey.

Final Copa del Rey akan mempertemukan Barcelona dengan Valencia di Estadio Benito Villamarin, Sevilla, Minggu (26/5) dinihari. Barca di ambang mengawinkan titel juara domestik setelah sukses menjuarai LaLiga.

Meski demikian, kesuksesan Blaugrana bisa dibilang ternoda dengan kegagalan di Liga Champions. Tim besutan Ernesto Valverde itu disingkirkan Liverpool dengan agregat 3-4 di semifinal, padahal sudah menang 3-0 di leg pertama.

Final Copa del Rey akan menjadi pertandingan penutup kompetisi 2018/2019 sebelum sepakbola Spanyol libur. Barcelona mengusung misi juara agar bisa pergi berlibur dengan menyenangkan.

“Tidak mudah mencapai final di kompetisi apapun. Kami sudah banyak menderita sejauh ini tapi sekarang kami bisa memenangi sebuah titel lain dan kami akan melakukan segalanya untuk memastikan kami merebutnya,” Lenglet mengungkapkan kepada situs resmi klub.

“Sekarang ini bukan waktu yang mudah juga untuk para pemain dan fans Barcelona setelah tersingkir dari Liga Champions. Kami berharap bisa kembali ke bentuk permainan untuk pertandingan penting semacam itu. Ini adalah pertandingan terakhir musim ini dan kami ingin pergi berlibur dengan cara terbaik.”

Valencia menjadi batu sandungan Barca di liga musim lalu. Los Cules gagal mengalahkan Valencia di dua pertemuan mereka termasuk di laga terakhir yang berakhir 2-2 ketika Lionel Messi mencetak dua gol untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.

“Valencia adalah tim yang kompak. Mereka punya pertahanan yang tangguh dan seorang kiper yang berkualitas. Mereka juga sangat cepat dalam serangan balik, dengan pemain-pemain kelas terbaik yang suka menggunakan celah dan seorang playmaker yang sangat bagus di lini tengah. Akan menjadi pertandingan yang sulit bagi lini pertahanan kami,” simpul pemain asal Prancis itu.

Messi Tetap Bahaya

Pelatih Valencia, Marcelino Garcia Toral, menilai bahwa cara menghentikan Lionel Messi dengan memberi sedikit kesempatan dalam permainan. Tapi, sekecil apapun tindakannya bakal pengaruh besar.

Valencia dan Barcelona akan saling berhadapan di final Copa del Rey, Minggu (26/5) dinihari. Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Benito Villamarin.

Messi bakal menjadi kunci keberhasilan Barca dalam pertandingan. La Pulga tak boleh banyak diberi keleluasaan dalam permainan.

Mematikan Messi dalam permainan tak akan mudah. Meski nantinya Valencia berhasil memperkecil kontribusi pria asal Argentina itu, tetap saja diyakini masih berbahaya.

“Kuncinya adalah memberi Messi sedikit kontribusi dalam permainan,” kata Marcelino seperti dikutip dari Marca.

“Masalahnya adalah bahwa meskipun dia kontribusi sedikit, tindakannya memiliki pengaruh yang menentukan,” sambungnya.

Tim besutan Marcelino punya catatan oke saat bertemu Barca. Dalam dua pertemuan di LaLiga musim ini Valencia mencatat dua hasil imbang.

Head to Head

Jelang duel final Copa del Rey, Barcelona didukung rekor pertemuan superior dari Valencia. Meski begitu, Barca gagal mengalahkan Valencia di musim 2018/19.

Perebutan piala Copa del Rey antara Barcelona vs Valencia akan digelar di Estadio Benito Villamarin. Blaugrana mencoba memenangi turnamen ini untuk kelima kali beruntun sejak 2014/15.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Barcelona bukan lawan sepadan bagi Los Che. Statistik menunjukkan bahwa Lionel Messi cs cuma sekali kalah dari Valencia dalam 10 pertemuan terakhir kedua klub di seluruh kompetisi dalam kedudukan 1-2 di LaLiga pada April 2016.

Dalam periode itu, Los Cules merebut lima kemenangan dan empat kali seri. Kemenangan terakhir Barca didapat dengan skor 2-1 di liga pada akhir musim 2017/18.

Di musim ini Valencia bangkit di sepertiga akhir untuk finis keempat di klasemen Liga Spanyol. Si Kelelawar berhasil mengimbangi Barcelona pada dua pertemuan terakhir mereka; 1-1 di Mestalla dan 2-2 di Camp Nou.

Yang menarik dalam dua pertemuan terakhir kedua klub itu, Valencia mampu merepotkan Barca dengan mencetak gol lebih dahulu. Sedangkan Barca diselamatkan Messi, yang sukses menceploskan tiga gol. (dc/int)