Bola

Athletic Bilbao vs Barcelona: Mencari Hat-trick

Pekan perdana Liga Spanyol 2019/2020 akan dimainkan akhir pekan ini. Tim-tim top Liga Spanyol akan menghadapi lawan yang di atas kertas bisa dikalahkan.

Liga Spanyol 2019/2020 akan dibukan dengan pertandingan antara Athletic Bilbao dan Barcelona. Sang juara bertahan akan tandang ke San Mames pada Sabtu (17/8/2019) dinihari.

Menghadapi Bilbao, Barcelona didukung catatan statistik. Mereka tak terkalahkan atas Bilbao dalam 11 pertemuan terakhir di LaLiga (menang 9 kali, seri 2 kali).

Barcelona juga punya rekor apik di pekan pertama. Blaugrana selalu menang dalam 10 pertandingan pekan perdana dalam 10 musim terakhir.

Catatan lain yang juga menempatkan Barcelona di atas angin adalah rekor apik mereka di San Mames yang baru. Barcelona adalah tim yang paling sering menang di sana (empat kali), sama dengan Atletico.

Satu-satunya kekhawatiran Barcelona jelang pekan perdana adalah kondisi Lionel Messi. Bintang asal Argentina itu diragukan tampil karena cedera.

Mencari Hat-trick LaLiga

Barcelona bakal mengusung misi mempertahankan galar di LaLiga 2019/2020 sekaligus gelar ketiga secara beruntun. Blaugrana punya potensi itu dengan tambahan Antoine Griezmann.

Barcelona berhasil mempertahankan gelar juara LaLiga di musim 2018/2019 dengan raihan 87 poin. Barca unggul 11 angka dari Atletico Madrid di posisi kedua dan 19 poin dari Real Madrid di posisi ketiga.

Ernesto Valverde telah mempertajam skuat untuk musim 2019/2020. Griezmann menjadi pemain anyar di lini depan, Frenkie de Jong nama baru di lini tengah, Junior Firpo muka baru di lini belakang, dan Neto didatangkan sebagai pelapis kiper Marc-Andre ter Stegen.

Barca masih bakal mungkin mendatangkan amunisi tambahan di lini depan. Adalah Neymar, yang disebut-sebut ingin kembali ke Barcelona. Pihak Paris Saint-Germain juga sudah mau melepas jika harga cocok.

Jika Neymar datang, Barca akan punya “Fantastic Four”. Situasi ini pernah terjadi di era Frank Rijkaard pada 2007/2008. Thierry Henry, Ronaldinho, Samuel Eto’o, dan Lionel Messi berada dalam satu tim.

Namun, punya empat striker oke tak menjamin kesuksesan kala itu. Alhasil, Barca malah menuntaskan musim tanpa gelar dan keempat pemain itu cuma tersedia dalam empat laga dari 58 pertandingan.

Lini depan Barca saat ini sejatinya sudah sangat cukup. Hal itu masih terlihat oke pada pramusim. Barca memetik empat kemenangan dari lima laga.

Trio Griezmann, Luis Suarez, dan Ousmane Dembele bekerja cukup baik meski tanpa adanya Lionel Messi. Ketiga pemain itu menyumbang gol saat Barca melumat Napoli 4-0.

Di luar nama-nama tersebut, Barca masih punya Philippe Coutinho. Pria asal Brasil itu dianggap gagal setelah satu setengah musim di Barca.

Coutinho musim lalu cuma mencetak 11 gol (lima di LaLiga) dan lima assist dari 54 laga. Padahal musim sebelumnya, dia bisa mencetak 10 gol dalam 22 laga.

Coutinho mungkin bisa diberi kesempatan laga di musim ini. Terlebih, dia belum lama ini baru saja membantu Brasil juara Copa America. (dc/int)