Berita

Wisudawan STIEMA Diharapkan jadi Pionir Kemajuan

KISARAN, FaseBerita.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Asahan (STIEMA) menggelar acara wisuda sarjana angkatan VII di Aula Hotel Bintang, Sabtu (23/4). Sebanyak 122 wisudawan terdiri dari 57 orang program study akutansi, dan 65 program study managemen.

Drs Zakaria mewakili Kopertis LL Dikti Wilayah I yang hadir dalam kesempatan ini berharap kepada setiap lulusan STIEMA, agar terus mengembangkan potensi diri seutuhnya, serta mengalami transformasi hidup menjadi individu intelektual dan profesional, namun juga tidak kalah pentingnya menjadi pribadi yang unggul dan terpercaya.

“Sebab saat ini kita dituntut untuk mampu menghadapi dunia yang demikian cepat berubah dan makin berat tantangannya,” tutur Kopertis Wilayah I melalui Drs Zakaria dalam sambutannya kepada wisudawan.

Dikatakannya, manusia memiliki potensi dan kwalitas yang tidak dimiliki oleh makhluk lain. Sedangkan ciri manusia berkwalitas tersebut, menurut Alquran ada 4. Meliputi kwalitas iman, intelektual, amal saleh, dan sosial.

Menurut Zakaria, keempat ciri kwalitas itu saling berkaitan. Karenanya, para lulusan diharapkan telah memiliki kwalitas itu sebagai bekal kembali ke masyarakat. “Pesan saya, jika saudara-saudara telah kembali ke masyarakat nanti, jadilah pionir-pionir kemajuan,” ungkapnya penuh harapan.

Sementara,  Ketua STIEMA Prianda Pebri S.Pd M.Pd mengatakan, setiap alumni STIEMA harus bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik terhadap pembangunan bangsa, terutama di bidang perekonomian serta para alumni juga tidak akan lupa dengan almamaternya.

“Tetaplah optimis, ikhtiar dan tawakal. Dalam Islam, ketiganya merupakan satu mata rantai yang tak dapat dipisahkan,” sebutnya. Ketua STIEMA ini menambahkan dan berpesan kepada wisudawan, semoga ilmu yang dimiliki nantinya senantiasa menjadi pelita dalam menerangi masyarakat, di manapun nanti mengabdikan diri.

Ketua Panitia Wisuda Husni Siagian SE MSi menyatakan, wisuda sarjana STIEMA angkatan ke VII ini terdiri dari 122 peserta, 57 orang program study akutansi, dan 65 orang program study managemen. (mar/ahu)

Tags

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close