Berita

Wilayah Labuhanbatu Juga Diterjang Banjir

FaseBerita.ID – Aliran banjir di Labura juga memicu banjir di Kabupaten Labuhanbatu (tetangga Labuhanbatu Utara), yaitu di Dusun Aek Pala, Desa Janji. Sebelas unit rumah terendam air banjir. Korban jiwa belum ada. Kerugian sedang di data karena lokasi banjir bandang sporadis di berbagai lokasi dan sulit dijangkau karena berada di kaki Pegunungan Bukit Barisan.

“Akibat curah hujan yang tinggi, volume air Sungai Aek Pala naik ditambah dan air kiriman dari Sei Aek Buru,” kata Kapusdatinkom BNPB, Agus Wibowo, Minggu (29/12).

Dia mengatakan, di Dusun Pala, Desa Janji, Kabupaten Labuhan Batu, banjir terjadi pukul 02.36 WIB. Warga yang terdampak banjir bandang segera dievakuasi. “Personil BPBD mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman dan membantu warga mengangkat barang yang terendam banjir, dan siaga bersama warga,” ujarnya.

Minggu siang, kondisi banjir sudah mulai surut. Tak ada korban akibat peristiwa ini. “Air sudah mulai surut,” ucapnya.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut, Dana Tarigan, menjelaskan banjir bandang diduga dipicu rusaknya sistem ekologi kawasan tersebut. Pemerintah setempat diminta agar menjelaskan pemicu bencana itu.

“Jika ekologi sudah rusak, maka terjadi banjir bandang. Jangan selalu menyalahkan hujan. Tetapi karena daya tampung air tidak seimbang disebabkan alam sudah kritis,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkab Labura mesti melakukan investigasi menyelidiki penyebab banjir bandang. Karena banjir membawa banyak gelondongan kayu. “Jika di hulu sungai terjadi tindak kejahatan ilegal logging, agar diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Jika Pemkab setempat tidak mengindahkan dan mempublikasikan penyebab banjir bandang, ia menyebutkan, Walhi Sumut akan turun ke lokasi dan melakukan investigasi. Dan jika ditemukan indikasi kejahatan lingkungan, akan dilanjutkan ke proses hukum. (sp)

 



Pascasarjana

Unefa
Back to top button