Berita

Waspada, Uang Palsu Beredar di Kisaran Korbannya Pedagang Kios Rokok

ASAHAN, FaseBerita.ID – Beberapa hari terakhir warga Kota Kisaran dibuat resah dengan maraknya peredaran uang palsu yang ternyata sengaja disebar oleh oknum kelompok tertentu dengan modus membeli rokok dengan uang seratus ribu palsu.

Kejadian terakhir menimpa kios milik Nur Aini Manurung yang berada di Dusun IX Desa Serdang Kampung Teladan, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan. Dia didatangi seorang lelaki tak dikenal dan membeli sebungkus rokok dengan uang pecahan seratus ribu.

Usai menerima uang kepada korban, pelaku langsung menerima kembalian. Tak lama pemilik warung yang curiga setelah meraba fisik uang kertas yang diterimanya lalu tersadar dan membandingkan dengan uang yang asli.

Setelah menyadari bahwa benar uang tersebut adalah palsu kemudian korban menyuruh anaknya untuk mengejar pelaku yang telah pergi dengan mengendarai 1 (satu) unit mobil Toyota Calya BK 1477 JT.

Setelah tiba di Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di depan Pos Polisi Meranti terlihat mobil pelaku. Korban didampingi personel pos meranti bersama warga memberhentikan mobil pelaku. Kemudian keempat orang pelaku diamankan ke Pos Polisi Meranti.

Kapolsek Kota Kisaran Iptu Eddy Siswoyo mengatakan bahwa kedua pelaku pria bernama Irpan Harahap (33) warga Desa Sitamiang, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan, Kota Padang Sidimpuan dan Dedi Irwansyah Siregar (33) warga Desa Sei Limbat Dusun IV, Kecamatan Binjai Langkat, Kabupaten Langkat. Keduanya diamankan bersama kedua rekan wanita mereka, Dea Surbakti (32) dan Yeni Lestari Lubis (42), keduanya warga Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Belawan I, Medan Belawan.

“Para pelaku sengaja mencari korbannya di warung atau kedai di desa-desa untuk mengedarkan uang kertas dengan cara membeli barang seperti rokok yang nilainya murah. Pelaku menggunakan uang kertas pecahan Rp100 ribu palsu, sehingga menerima kembalian uang dari pemilik warung dengan mata uang asli,” ujar Iptu Siswoyo, Selasa (1/10/2019).

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan menurut pengakuan keempat tersangka ini mereka telah menjalankan aksi yang sama di Desa Meranti pada sejumlah kios lainnya. Uang palsu tersebut diperoleh dari seorang pria bernama Amrun Harahap, warga Belawan.

“Uang palsu yang diamankan senilai 3.750.000,-, terdiri dari uang pecahan 100.000 sebanyak 37 lembar dan uang pecahan 50.000 sebanyak 1 lembar. Saat ini keempat pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Kota Kisaran guna dilakukan penyidikan,”akhir Siswoyo. (per/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker