Berita

Waspada! Aksi Perampokan Modus Ban Gembos

FaseBerita.ID – Selain maling, pelaku perampokan kini mulai beraksi di Pematangsiantar. Kali ini korban merupakan seorang pegawai staf PT Waskita Karya, perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan jalan tol yang berkantor di Jalan Medan, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp75 juta.

Informasi dihimpun wartawan, korban diketahui bernama Nanda (32). Sebelum kejadian, korban yang mengemudikan satu unit mobil jenis Innova BK 519 OM, baru saja menarik uang dari salahsatu bank di kota itu sebanyak Rp75 juta.

Aksi perampok itu terjadi tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar Timur, kemarin (23/4/).

Setelah kejadian tersebut, Nanda didampingi teman kerjanya Roni mendatangi Polres Siantar untuk membuat surat pengaduan. Sehingga petugas piket SPKT langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Terpisah Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya membenarkan dengan adanya peristiwa perampokan dengan cara menggembosi ban mobil.

“Sudah kita terima laporannya dan anggota juga sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Jadi untuk sekarang para pelaku masih dalam pencarian kita,” ucap Iptu Rusdi Ahya.

Iptu Rusdi juga menyatakan, bahwa kejadian yang menimpa korban (Nanda) setelah korban dengan rekan kerjanya baru saja megambil uang dari Bank BNI sebesar Rp 75 juta.

“Namun saat berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, tepatnya di depan RM Panorama ban belakang mobil sebelah kiri yang mereka tumpangi telah kempes sehingga korban berhenti sejenak di depan RM Panorama,” ujarnya.

Mengetahui ban mobilnya telah kempes, kemudian korban dengan salah satu supir dari perusahaan tersebut berjalan kembali dengan kondisi ban mobil yang masih kempes dan tepatnya di dekat markas Mako Brimob Subden 2, akhirnya mereka (korban) menempelkan ban mobilnya.

“Hanya saja sesaat setelah melakukan penempelan dan hendak pergi ternyata tas berisi uang Rp 75 juta yang diletakan dibangku depan telah raib. Dan uang yang baru saja korban ambil merupakan uang perusahaan tempat korban bekerja,” ujarnya. (Mag-03)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker