Berita

Waria Terjaring Razia Pekat: “Ampun Pak Ah, Sakit Kali Kakiku Dikejar”

ASAHAN, FaseBerita.ID – Di Asahan, tepatnya kawasan Kota Kisaran masih ada waria yang berkeliaran dan mangkal untuk merayu para pria yang doyan melakukan hubungan seks sejenis.

Dengan bertemakan visi misi “Pemkab Asahan yang mewujudkan Kabupaten Asahan menjadi kabupaten yang religious”, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Asahan, TNl, polisi, dan Dinas Sosial Kabupaten Asahan, mengelar operasi penyakit masyarakatkan (Pekat) di Kawasan Kota Kisaran, Jumat (25/10/2019).

Para petugas gabungan dipimpin Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Asahan tersebut menyisir di beberapa tempat yang selama ini menjadi tempat pemangkalan para waria.

Salah satunya adalah di kawasan Jalinsum, tepatnya sebelah Kantor DPRD Kabupaten Asahan. Tempat tersebut saat ini sering dijadikan tempat waria mangkal. Kebetulan, lokasinya terlihat semak.

Dari hasil penjaringan razia, petugas berhasil menangkap satu waria yang mengaku bernama Clara, setelah petugas dan waria ini melakukan aksi kejar-kejaran di semak-semak.

“Ampun Pak ah, sakit kali kakiku lari gara-gara Bapak kejar,” keluh Clara bernada lucu. Di waktu yang sama, petugas juga melakukan penjaringan razia di beberapa hotel dan penginapan di kawasan Kota Kisaran.

Selain menangkap Clara, petugas berhasil mengamankan 16 orang lainnya yang di antaranya merupakan pasangan mesum bukan suami istri.

Selanjutnya, ke 17 orang yang terjaring razia tersebut langsung dibawa petugas ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk didata dan diberikan pembinaan.

Saat diwawancarai, Kabid Trantib Satpol PP Asahan Siti Rosmita Hasibuan menerangkan, razia ini dilakukan untuk membersihkan Kabupaten Asahan dari segala bentuk kemaksiatan.

“Kita sama-sama membaiki Kkabupaten kita, dan semoga nantinya para yang terjaring dapat pelajaran dan tidak melakukan hal ini lagi,” ucap orang yang biasa disapa dengan sebutan Mak Eros. (bay/ahu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button