Berita

Warga Tapteng Ditangkap Usai Pulang Belanja Sabu

FaseBerita.ID – Polres Sibolga mengamankan seorang pria dari sebuah ruko di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Kamis (22/10) sekira pukul 20.30 WIB.

Dari tangan pria berinisial RAA alias K alias KP (31) warga jalan Abdul Rajab Simatupang, Kelurahan Sibuluan, Kabupaten Tapteng dan Jalan SM Raja, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas, tersebut disita sebuah tas kecil warna abu-abu kehijauan. Di dalamnya ditemukan 2 paket kecil sabu terbungkus plastik bening.

Menurut polisi, penangkapan bermula dari informasi masyarakat. Kemudian dilakukan penggerebekan ruko.

“Ditemukan sebuah tas berisi 2 bungkus sabu,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan tertulisnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (7/11).

Dari pengakuan RAA, diketahui kalau sabu tersebut dibeli dari seseorang di daerah Sibolga Julu seharga Rp600.000.

“Awal nya RAA pergi naik betor ke arah Sibolga Julu. Selanjutnya dia melihat si penjual sabu berada di sebuah warung. Dia pun turun dari betor dan mendatangi orang tersebut serta mengatakan, aku mau belanja. Lalu dia menyerahkan uang sebanyak Rp600 ribu. Setelah uang diterima orang tersebut pergi dan tak lama kemudian datang seorang laki-laki yang tidak dikenalnya, mengantar sabu sebanyak 2 bungkus,” ungkap Sormin menirukan keterangan RAA kepada penyidik.

Setelah menerima sabu, RAA menyempatkan diri untuk mengkonsumsi sabu di Warung tersebut.

“Kemudian, dia kembali lagi ke ruko. Sesampainya di sana, dia langsung diamankan petugas,” pungkasnya.

Dari data kepolisian, RAA diketahui sebelumnya pernah di hukum sebanyak 4 kali dalam kasus yang sama.

Pertama tahun 2014 dihukum selama 10 bulan. Kemudian, tahun 2015 dihukum selama 10 bulan, tahun 2017 dihukum selama 1 tahun 1 bulan dan tahun 2019 dihukum selama 1 tahun 8 bulan. Semua hukuman dijalaninya di Lapas Tukka Sibolga.

Usai menjalani pemeriksaan, RAA diterapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Kepadanya dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (ts)

iklan usi



Back to top button