Berita

Warga Soroti Pembangunan Parit Jalan Provinsi

TAPSEL, FaseBerita.ID – Warga mengkhawatirkan kualitas pembangunan parit di ruas jalan provinsi, yang menghubungkan Kecamatan Sipirk dengan Kecamatan Arse, tepatnya di perbatasan atau Aek Sisere. Pasalnya, pembangunan parit, terkesan asal jadi.

B Siregar (52) salah seorang warga mengaku khawatir dengan kualitas pekerjaan yang sedang berlangsung. Sebab, selain melihat campuran semen yang tidak seimbang, juga ketebalan dinding parit, yang diduga banyak mencuri ukuran.

“Saya sudah sering memperhatikan pelaksanaan di lapangan. Dan memang diduga ukurannya tidak sesuai. Sebagai warga, akan terus memantau ini,” ungkapnya.

Disampaikan, pengawas hendaknya jangan melakukan pembiaran atas kondisi pelaksanaan pekerjaan dilapangan.

Karena, ujung ujungnya, kualitas fasilitas umum yang dibangun tak dapat dinikmati masyarakat secara maksimal.

“Mudah mudahanlah, ada teguran dan pengawasan lebih ditingkatkan. Begitupun, kami akan terus mengumpulkan bahan di lapangan,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Yahya Pane (50). Menurutnya, pada hakikatnya program pembangunan sudah mulai berjalan lancar di wilayah itu. Namun, pelaksanaan di lapangan terkesan kurang pengawasan dan teguran, sehingga kerap asal jadi.

“Khusus di lokasi Aek Sisere, kondisi jalan, jembatan dan parit tak kunjung bagus. Tetapi, sudah berulang kali mendapat sentuhan. Dan kali ini, pelaksanaan pembuatan paret juga terkesan asal jadi, tentu kami sebagai warga sangat kecewa,” ungkapnya.

Pantauan Metro Tabagsel dilapangan, pembangunan parit di pinggir jalan Provinsi tersebut memang sedang berlangsung. Selain pembangunan parit, juga ada pembangunan bronjong dan juga plat beton.

Saat disambangi awak media ini Senin (18/11), beberapa pekerja berkilah dengan beragam argumen tentang dugaan ukuran pembangunan parit yang sedang dikerjakan yang dialamatkan warga. “Kami masih baru di sini pindah dari Kota Pinang,” kilah mereka sambil melanjutkan aktivitasnya. (ran)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close