Berita

Warga Siantar Resah, Puluhan Bangkai Babi Melintas di Sungai

SIANTAR, FaseBerita.ID -Bangkai babi yang diduga terkena virus hog colera, ditemukan warga di sungai Bahnasorma. Tepatnya di sungai kecil du Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, Sabtu (14/12/2019) pagi sekira pukul 07.00 WIB.

Karena hal tersebut, warga yang menemukan bangkai babi pun resah. Seperti yang diutarakan Enny Sitorus (47), pemilik warung kopi yang bersebelahan dengan sungai yang dilintasi bangkai babi.

Kepada awak Media, Enny mengatakan “ini masih banyak yang lewat bangkai babinya bang. Bukan sekali ini saja, tapi sudah berulang kali. Ih, putih-putih bangkai babinya. Inilah yang membuat kami takut, ” ujarnya Enny.

Enny menduga, bangkai babi itu dengaja dibuang karena mati terkena penyakit.

“Pas lah jam tujuh pagi tadi bang, bangkai babi ini besar kali yang dibuang di sungai. Biasanya, yang kecil-kecil saja babinya dibuang, “tambahnya.

Sementara, warga menduga bahwa para pelaku pembuang bangkai babi itu sengaja membuangnya ke sungai lantaran babinya mati terkena penyakit. Bahkan warga juga menduga, pelaku nya membuang nya disaat air sungai mulai naik.

“Pas air sungainya naik, banyak sampah mengalir dari aliran sungai ini dibarengi dengan bangkai babi yang mengalir satu persatu berjumlah puluhan. Sekarang, Air sungainya pun berubah warna jadi kuning kehitam-hitaman,” tambahnya.

Banyaknya bangkai babi yang mengalir di aliran sungai itu, menjadi perhatian banyak warga. Tak hanya warga yang tinggal di bantaran sungai, namun para pengendara dan pengguna jalan yang melintas turut mengamati dari atas sebelumnya.

“Semua takut dan jijik untuk mengambilnya, jadi gak ada yang berani kalau gak pakai alat. Apalagi, sekarang air sungainya masih surut. Justru bangkai babi tersebut tak hanyut dibawa air bang,” timpal warga lainnya saat ditemui di lokasi.

Enny Sitorus berharap pihak kepolisian Polres Siantar serius mengatasinya.

“Polisi seharusnya sudah pantas mengusut siapa pelakunya. Karena sudah meresahkan kami sebagai masyarakat di sini. Kan jadi sama aja dengan teroris mereka juga menebar teror di tengah masyarakat kita,” pungkasnya.

Sementara, Camat Siantar Marihat Hendra Simamora tampak datang ke lokasi bangkai babi tersebut.
Kemudian, camat menyuruh warganya menggeser bangkai babi itu dengan menggunakan broti panjang.

Sayangnya, saat diminta tanggapannya terkait bangkai babi tersebut. Camat Siantar Marihat, Hendra Simamora enggan berkomentar lebih jauh.

“Kalau aku, No koment, no koment lah aku ya,” katanya. (Mag-03)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close