Berita

Warga Serahkan 14 Senpi Rakitan kepada Polisi

FaseBerita.ID – Warga di Kecamatan Padangbolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) beramai-ramai menyerahkan senjata api tanpa izin kepada Polres Tapsel, Kamis (3/9).

Penyerahan senpi rakitan tanpa izin yang dilakukan di dua desa, yakni di Desa Pamuttaran dan Desa Padang Bujur Kecamatan Padangbolak Julu ini, sebanyak 14 pucuk senpi rakitan.

Kapolres Tapsel AKBP Roman S Elhaj melalui Kasat Intelkam Polres Tapsel AKP Eldi Koswara mengucapkan terima kasih atas kinerja kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa yang telah melakukan upaya memberikan imbauan kepada masyarakat agar menyerahkan senpi rakitan tanpa izin kepada Polri.

“Kita apresiasi kinerja kepala desa maupun tokoh masyarakat serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang telah bekerja keras memberikan imbauan penggunaan senpi rakitan tanpa izin,” katanya.

AKP Eldi juga menjelaskan bahwa penyalahgunaan senpi rakitan sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, menyatakan bahwa Barang siapa, yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, menyembunyikan, mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak, dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun penjara.

Kades Pamuntaran, S Harahap mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas kehadiran pihak Polres Tapsel dan Polsek Padang Bolak untuk menjemput senpi rakitan yang diserahkan masyarakat.

Ia mengungkapkan, masyarakat menggunakan senpi rakitan hanya untuk berburu hama, Babi hutan yang sering kali masuk ke perkebunan milik masyarakat.

“Saya selaku kepala desa terus mengimbau masyarakat, yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas dan babinsa agar bagi seluruh masyarakat yang menyimpan senpi rakitan tanpa izin untuk segera menyerahkannya. Mengingat kejadian pengguna senpi rakitan telah memakan korban yang mengakibatkan meninggal dunia agar tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Senada disampaikan Kades Padang Bujur H I Simamora mengatakan bagi yang menyerahkan senpi rakitan itu identitasnya akan dirahasiakan dan yang menolak untuk menyerahkan akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

“Kami berharap kepada pihak kepolisian agar bertindak tegas dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, apa bila masih ada masyarakat yang menyimpan, menggunakan senpi rakitan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Tepat pada pukul 10.30 WIB dilakukan penyerahan senpi rakitan kepada Kasat Intelkam Polres Tapsel, yang diserahkan oleh kepala desa, tokoh masyarakat dan juga dilakukan penandatanganan surat serah terima senjata api.

Adapun jumlah senpi rakitan yang di serahkan sebanyak 14 pucuk dengan rincian 10 pucuk dalam keadan bagus serta 4 pucuk dalam keadaan rusak. (ais)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button