Berita

Warga Resah, Bangkai Ternak Babi Dibuang Lagi ke Bah Narsorma

SIANTAR, FaseBerita.ID – Lagi, dua ekor bangkai ternak babi ditemukan warga di Sungai Bah Narsorma di Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Pardamean, Siantar. Penemuan itu membuat warga sekitar resah.

Camat Siantar Marihat Hendra Simamora, Sabtu (28/12) mengatakan, penemuan dua bangkai babi di sungai Bah Narsorma itu sudah berulangkali terjadi.

“Kita tidak tahu apakah bangkai ternak itu sengaja dibuang atau tidak. Itu kan sungai. Bisa saja bangkai itu sengaja dibuang warga lain dan mengalir sampai ke sini. Tapi kuat dugaan bangkai itu terbawa arus sungai dan menyangkut disini (sungai Narsorma),” ujarnya.

Hendra mengatakan, temuan bangkai babi di sungai Narsorma sudah kerap sekali terjadi. Bangkai yang tersangkut di aliran sungai menggangu masyarakat karena aroma bau yang menyengat.

“Sudah ada empat kali kami temukan. Bahkan kemarin delapan ekor. Kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang bangkai ke sungai. Namun kita tidak tahu apakah yang membuang masyarakat kita atau bukan. Karena bisa saja bangkai hanyut dari Simalungun,” tegasnya.

Dua bangkai babi awalnya ditemukan seorang warga bernama Henny Sitorus (47) warga Jalan Farel Pasaribu pada Jumat malam. Aroma menyengat bangkai membuat Henny serta masyarakat sekitar aliran sungai merasa terusik.

“Bau sekali. Tergangu kali kami jadinya. Dari tadi malam sudah tercium aroma tak sedap itu. Sudah bolak balik kayak gini terus,” kata Henny.

Henny mengatakan, seekor bangkai babi ditemukan dengan ukuran yang sangat besar dengan kaki dalam kondisi terikat. Sementara satu lainya berukuran kecil.

Kepada pemerintah dia berharap agar gencar melakukan sosialisasi dan pencegahan pembuangan bangkai babi ke sungai.

“Satu kecil, satu lagi sangat besar. Mungkin ada 100 kg. Makanya tadi waktu kami mau angkat tidak bisa. Terpaksa dihanyutkan saja. Kalau bisa pemerintah cepat bergeraklah mengatasi hal ini,” pungkasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Siantar Dedy Tustanto Setiawan saat dikonfirmasi mengimbau agar para peternak babi jangan membuang bangkai bbai ke sungai, jika ternaknya ada yang mati mendadak. Sebaiknya dikubur.

“Kita sudah pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang ternak babi yang mati ke sungai, karena berakibat pencemaran dan menimbulkan penyakit. Sudah kita sampaikan juga agar bangkai dikubur,” ujarnya singkat sembari mengatakan akan mengirimkan tim ke lokasi untuk mengimbau masyarakat. (Mag 04)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close