Berita

Warga Nagori Minta Pemekaran, RHS: Pemekaran Itu Tidak Ada Ruginya..

DOLOK SILAU, FaseBerita.ID – Calon Bupati Kabupaten Simalungun 2021-2024 Nomor 1, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS), gelar silaturahmi dengan masyarakat Huta Tambak Bawang, Nagori Bawang, Kecamatan Dolok Silou, Kabupaten Simalungun, Kamis (08/10/2020).

Kehadiran RHS bersama tim pemenangan, disambut dengan pengalungan bunga oleh muda mudi Nagori Bawang.

Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan aspirasi soal pemekaran Nagori Bawang.

RHS menyebutkan, pada prinsipmya bahwa pemekaran itu tidak ada ruginya bagi nagori bila dimekarkan, begitu juga dengan pemekaran Kabupaten Simalungun.

“Saya bersama Pak Zonny Waldi dan partai pengusung dan pendukung, siap menjadi garda terdepan pemekaran Nagori maupun Kabupaten Simalungun,” kata Radiapoh Sinaga.

Dijelaskannya, bagaimana Kabupaten Tapanuli Utara yang pernah disebut sebagai Peta Kemisikinan, kemudian mekar Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Toba (sebelumnya Kabupaten Toba Samosir) dan Kabupaten Samosir.

“Kabupaten Tapanuli Utara tidak dirugikan. Malah APBD yang sebelumnya Rp500 miliar, setiap tahun meningkat dan pelayanan terhadap masyarakat dan investor semakin cepat,” kata Radiapoh Sinaga.

Begitu juga, pemekaran Nagori Bawang, akan memberi perubahan dalam percepatan pembangunan dan pelayanan di berbagai bidang, kata Radiapoh Sinaga.

**Peningkatan Sarana Dan Produksi Pertanian

Dalam acara silaturahmi yang penuh keakraban tersebut, masyarakat juga menyampaikan masalah peningkatan sarana dan produksi pertanian.

Terhadap hal itu, Radiapoh Sinaga menyampaikan, bahwa dirinya sangat beruntung didampingi Zonny Waldi yang sangat berpengalaman di birokrasi dan terkhusus masalah pertanian.

“Sektor pertanian, akan menjadi skala prioritas kami, ketika dipercayai untuk memimpin Kabupaten Simalungun dengan pemenangan pada Pilkada 9 Desember 2020. Kami akan kembali posisi Kabupaten Simalungun sebagai daerah swasembada beras,” kata Radiapoh Sinaga.

Diungkapkannya, masalah irigasi dan pemanfaatan lahan, serta masa tanam serentak, akan diberikan perhatian serius.

“Kami sudah melakukan pemetaan wilayah pertanian sesuai dengan peruntukan kualitas humus tanah, sehingga dapat dilaksanakan penanaman bibit sesuai kebutuhan,” katanya.

Masyarakat di Nagori Huta Tambak Bawang, merasa puas atas penjelasan yang disampaikan calon Bupati Kabupaten Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Pertemuan itu, berakhir dengan suasana gembira dan masyarakat berselfi ria dengan Radiapoh Hasiholan Sinaga.(rel/fi)





Back to top button