Berita

Warga Jangan Panic Buying

FaseBerita.ID – Untuk mencegah adanya kepanikan di tengah-tengah masyarakat terkait merebaknya Covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Pemko Sibolga menyurati para distributor, grosir, pemilik toko dan pedagang untuk mencegah adanya panic buying (kepanikan dalam pembelian barang, red) terutama barang kebutuhan pokok yang disinyalir isunya langka untuk diperoleh.

Imbauan ini dibuat oleh Dinas Perindag Pemko Sibolga dengan surat Nomor : 501/714/IV/2020 yang isinya berupa imbauan agar dapat membantu upaya pemerintah Kota Sibolga dalam pencegahan kepanikan pembelian (panic buying) kebutuhan barang pokok.

“Akibat merebaknya Covid-19, distributor dan pedagang agar melayani permintaan konsumen / masyarakat dalam jumlah sewajarnya,” kata Kadis Perindag Pemko Sibolga Agung Mariani Barus kepada wartawan via seluler, Jumat (3/4) di Sibolga.

Kadis perindag juga mengimbau agar para distributor, grosir, pemilik toko dan pedagang jangan melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok.

“Berdasarkan pasal 107 UU RI Nomor 7/2014 tentang perdagangan bahwa pelaku usaha yang melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok dan atau barang penting dapat dikenai pidana penjara dan denda,” katanya. (mis)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button