Berita

Warga Dua Desa di Padang Lawas Ingin Perbaikan Jembatan

PALAS, FaseBerita.ID – Jembatan gantung di Desa Siundol Dolok Kecamatan Sosopan, Padang Lawas rusak pasca dihantam banjir tahun 2016 lalu. Namun, hingga kini belum ada perbaikan, sehingga tidak bisa dilalui warga.

Sejumlah warga Desa Siundol Dolok mengaku jembatan gantung atau rambin yang dibangun tahun 2013 itu, hanya beberapa tahun bertahan. Kerusakan diduga dampak hantaman arus sungai Uluaer saat memasuki musim hujan.

“Dan sering terjadi banjir meluap tinggi sehingga merusak jembatan gantung tersebut,” beber warga.

Kepala Desa Siundol Dolok, Dogoran Hasibuan mengatakan jembatan gantung itu tidak hanya dilalui warga Desa Siundol Dolok. Tapi juga warga Desa Siundol Julu.

“Sebagian besar warga Desa Siundol Dolok dengan jumlah penduduknya 700 kepala keluarga (KK), dan Desa Siundol Julu mencapai 300 KK akses satu satunya melintasi dari jembatan gantung itu ke lahan pertanian,” sebut Kades.

Di tempat yang sama, Kuddin Marbun dan Gabean Hasibuan serta Ragol Hasibuan, Ketua kelompok tani desa siundol dolok mengungkapkan rusaknya jembatan gantung ini sebagai akses lalulintas warga, cukup menyulitkan warga ke kebun. Karena sebagian besar lahan usaha pertanian warga kedua desa tersebut berada di seberang sungai Uluaer.

“Dan pengangkutan hasil tani juga dari situ,” sebut Gabean.

Menurut Gabean di seberang sungai ini ada sekitar 40 hektare lahan persawahan, 500 hektare kebun karet warga serta sekitar 300 hektare tanaman kelapa sawit. Akibat dampak dari pada rusaknya jembatan gantung ini, warga tidak bisa mengeluarkan hasil produksi pertanian. Bahkan buah kelapa sawit warga sering membusuk.

“Untuk itu, kiranya harapan warga untuk pemerintah bisa memperbaiki akses ke kebun itu,” katanya. (tan)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close