Berita

Warga Batu Bara Diduga Lolos Seleksi PPK di Kabupaten Asahan

Ketua KPU: Jika Terbukti Memalsukan Data Akan Diserahkan ke Polisi.

ASAHAN, FaseBerita.ID –  Sartono (50) warga Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan  didampingi Yunus(47) warga Kisaran, menyerahkan surat pernyataan keberatan terhadap RR, selaku calon anggota  Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Meranti  yang lolos dalam perekrutan PPK se- Kabupaten Asahan dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Asahan Tahun 2020.

Dalam isi surat yang diserahkan ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Asahan, Jumat (21/2/2020), dibubuhkan tanda tangan sejumlah Kepala lingkungan dan puluhan  warga kecamatan Meranti. Mereka menolak RR karena diduga bukan warga Kabupaten Asahan melainkan warga Kabupaten batubara.

“RR ini warga Dusun 4 Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara,”jelas Sartono kepada awak media dan sejumlah pegawai KPUD .

Warga juga meminta ketua KPUD membatalkan perekrutan PPK yang dianggap menyalahi prosedur termasuk RR , KPU harus selektif tidak ada penumpang gelap atau dugaan lain seperti titipan atau pesanan oknum tertentu untuk tidak netral dalam Pilkada 2020 mendatang.

Warga juga mengaku mengantongi dugaan pemalsuan dokument lain yang mengalami penjaringan PPK.

“Dalam waktu dekat kita akan serahkan alat bukti itu ke Polisi “, tambah Sartono .

Informasi yang dihimpun, tak hanya PPK  Meranti yang dilaporkan warga ke KPU. Sejumlah kecamatan lain seperti Kecamatan Sei Dadap juga sedang diproses karena ada dugaan kelalaian dalam penjaringan PPK kecamatan.

Sementara itu Ketua KPUD Asahan Hidayat saat dikonfirmasi mengatakan, akan mengecek kembali data calon PPK dimaksud.

“Kita akan cek laporan warga terkait dugaan RR yang bukan warga Asahan , jika terbukti ada pemalsuan dokumen hal ini bisa dibatalkan SK-nya dan  diserahkan kepada pihak penegak hukum atau kepolisian. Kita tunggu aja bang hasil pemeriksaan kita (KPUD) Asahan bang , namun perlu kita sadari terkadang dugaan kesalahan bukan hanya berasal dari KPU. Jika terbukti KTP-nya dipalsukan, kan bisa saja Disdukcapil Asahan bertanggung jawab soal itu. Sekali lagi kami minta waktu untuk menindaklanjuti laporan warga ini bang,” kata Dayat. (cr-1/fi)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close