Berita

Wajah Ditutup Kain lalu Ditikam Pria Bertopeng, Buruh Bongkar Muat Nyaris Tewas

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pria di Terminal Sibolga nyaris tewas ditikam Orang Tak Dikenal (OTK), Selasa (10/12) sekira pukul 23.45 WIB. Warga sekitar langsung menolong dan membawanya ke Rumah Sakit Metta Medika Sibolga.

Pria tersebut diketahui bernama Allan Manullang (31), warga Kelurahan Huta Tonga-tonga, Kecamatan Sibolga Utara yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bongkar muat di sekitar Pasar Sibolga Nauli.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian penikaman saat korban sedang tidur di kios milik orangtuanya di areal terminal. Pelaku diketahui memakai topeng, sehingga korban dan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian tidak ada yang mengenal.

“Korban ditikam saat posisi sedang tertidur. Sebelum ditikam, wajah korban terlebih dahulu ditutup menggunakan kain,” kata N Nainggolan, salah seorang warga sekitar.

Saat kejadian, korban masih sempat berteriak minta tolong. Warga yang melihat korban bersimbah darah kemudian membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan yang intensif. “Langsung dilarikan ke Rumah Sakit Metta Medika. Warga datang karena mendengar dia (korban) minta tolong,” ungkapnya.

Dia menduga, ada motif balas dendam di balik penikaman tersebut. Karena, warga menemukan kejanggalan, dimana tidak ada barang korban yang hilang. “Saya duga ini adalah unsur dendam, sebab barang-barang korban seperti HP dan duit masih ada lokasi,” tukasnya.

Di sisi lain, bila merujuk pada keseharian korban, warga menyebut korban tidak pernah berselisih paham.dengan orang lain. Karena, warga sekitar menyebut korban sebagai orang yang ramah dan suka bergaul. “Kami tidak pernah mendengar ada masalahnya di pasar ini. Kami sangat terkejut mendengar korban ditikam oleh OTK.

Sempat tadi saya jumpai korban di rumah sakit. Korban masih bisa ngomong walau dengan nada tersendat-sendat,” pungkasnya.

Diketahui, korbab ditikam pada bagian kepala, dada dan tangan. Belum diketahui siapa pelaku penikaman. Karena, polisi masih terus bekerja mengumpulkan bukti dan sejumlah keterangan untuk mencari tahu palaku yang sebenarnya.

“Iya benar, sekarang masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button