Berita

VIRAL: Video Polantas di Simalungun Terima Uang dari Pengendara

Iptu Jodi Indrawan: Itu Titipan E-Tilang

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Video di Youtube atas nama Akun Benni Eduard, terlihat oknum Satlantas Polres Simalungun menerima uang dari pengendara yang diduga terjaring razia.

Dalam video itu, suara seorang pria berpesan kepada Kapolri, untuk memecat anggota yang pungli, tunjukkan ketegasan untuk menyelamatkan nama baik Polri. Pecat anggota yang pungli agar oknum lainnya tidak macam-macam lagi. Stop Pungli, Stop merusak nama baik Polri.

Menanggapi video itu, Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jodi Indrawan SIK saat dikonfirmasi via selulernya, Senin (13/1/2020) sekira pukul 08.00 WIB, membenarkan anggotanya melalukan razia tilang.

“Iya itu personil kita. Dapat kami laporkan klarifikasi bahwa saat itu Brigadir John FS pada saat melaksanakan penindakan E Tilang terhadap pelanggar lalu lintas atas nama Ibu Halimah dengan pelanggaran tidak menyalakan lampu utama pada siang hari,”ujarnya.

Iptu Jodi Indrawan menerangkan, Ibu Halimah terburu buru ada urusan di BPJS Kesehatan untuk keperluan anaknya yang kedua kakinya diamputasi.

Selanjutnya Ibu Halimah bermohon kepada petugas untuk dibantu menitipkan denda tilang untuk dibayarkan ke Bank BRI dengan alasan kemanusiaan maka petugas Polri menerima uang titipan denda tersebut dan selanjutnya melakukan pembayaran denda tilang via ATM Bank BRI sebesar Rp 50.000.

Brigadir John FS pada saat melaksanakan penindakan E Tilang terhadap pelanggar lalu lintas atas nama Ibu Lasboi Sinaga dengan pelanggaran tidak menyalakan lampu utama pada siang hari.

Ibu Lasboi yang berprofesi sebagai tenaga medis memohon kepada petugas Polri karena ada keperluan untuk segera menangani pasien dan bermohon untuk menitipkan denda tilang sebesar Rp 50.000 kepada petugas. Dengan pertimbangan kemanusiaan, maka petugas Polri tersebut membantu ibu Lasboi dan selanjutnya melakukan pembayaran denda E Tilang atas nama Lasboi Sinaga Via ATM Bank BRI.

Menurut Jodi Indrawan, Bripka LS pada saat itu juga melaksanakan penindakan E tilang pada pelanggar lalu lintas atas nama Gomgom Sitinjak dengan pelanggaran tidak dapat menunjukkan SIM yang sah Pasal 288 (2) UU No 22 th 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Gomgom Sitinjak memohon kepada anggota Polri untuk dapat membantu menitipkan pembayaran denda tilang sebesar Rp 100.000 dengan alasan domisili dan tempat tinggal Gomgom Sitinjak yang berada di Sidikalang Dairi cukup jauh dari Kabupten Simalungun.

Petugas Polri dengan pertimbangan kemanusiaan dan jarak domisili tempat tinggal yang cukup jauh, maka petugas tersebut menerima titipan denda tilang tersebut dan selanjutnya membayarkan denda tilang tersebut Via ATM Bank BRI.

“Dengan demikian, dapat kami simpulkan bahwa tidak ada anggota kami yang melakukan tindakan pungutan liar seperti yang tergambar dan dideskripsikan pada video viral tersebut, melainkan anggota kami melaksanakan penindakan dengan menggunakan E Tilang, dan membantu masyrakat yang berhalangan untuk melakukan pembayaran E Tilang tersebut ke Bank BRI dengan Pertimbangan rasa kemanusiaan,” terangnya. (mag-05/fe)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close