Berita

Viral!! Siaran Langsung Permainan Ketangkasan di Nauli Game Sibolga

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Suasana Gelanggang Permainan (Gelper) di Jalan Ahmad Yani mendadak ricuh setelah seorang warga melakukan siaran langsung melalui akun facebook, Sabtu (28/12) lalu. Beberapa orang pemain pun galau, takut wajahnya tersorot kamera.

Tak hanya pemain, pengelola lokasi dan beberapa pekerjanya pun gelisah sambil menghampiri warga yang diketahui bernama Amin Jemayol tersebut. Saat didekati, Amin sempat marah dan meminta pekerja lokasi yang bernama Nauli Game tersebut tidak menyentuhnya. Sempat terjadi ketegangan di antara keduanya.

Namun, siaran langsung permainan game ketangkasan diduga berbau judi tersebut pun berlanjut. Sambil menyorot semua permainan, Amin pun berbicara layaknya seorang presenter yang memberitahukan bahwa ada perjudian di lokasi tersebut. Kemudian, dia juga memberitahu bahwa tidak ada anak-anak yang bermain di gelper tersebut, seperti izin yang diberikan pemerintah daerah kepada pemilik usaha.

Tak hanya itu, Amin sempat mencoba menukar uangnya dengan koin permainan. Setelah beberapa kali mencoba bermain, Amin terlihat menukar sejumlah koin miliknya dengan voucer kepada salah seorang petugas. Kemudian voucer tersebut dibawa ke belakang ruangan untuk ditukar kembali dengan uang.

Setelah menerima uangnya, Amin kemudian keluar dari ruangan tersebut. Di depan Nauli Game, kembali terjadi perdebatan Amin dengan salah seorang pekerja yang protes dengan aksi siaran langsung tersebut. Namun perdebatan akhirnya berhenti setelah seorang warga lainnya mencoba menenangkan keduanya.

Kepada New Tapanuli, Amin mengaku melakukan siaran langsung untuk memberitahu kepada khalayak ramai dan juga kepada penegak hukum kalau di lokasi tersebut diduga ada ajang perjudian. Dimana selama beberapa tahun beroperasi, telah meresahkan masyarakat Sibolga, khususnya kaum ibu-ibu.

“Saya mau buktikan, ada perjudian di sini. Permainan ini sudah meresahkan sekali. Yang berkeluarga bisa bertengkar karena suami atau istrinya menghabiskan gajinya di Nauli Game ini. Biar semua orang tahu, permainan apa yang ada di sini. Di sini, gak ada anak-anak. Katanya, ini permainan anak-anak. Padahal, semua yang main di sini orang dewasa, gak ada anak-anak,” ketus Amin.

Pria yang juga dikenal sebagai aktivis ini sekilas menyingyung terkait besarnya perputaran uang di lokasi tersebut, diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta per harinya. “Semua uang masyarakat Sibolga ‘dikuras’ di tempat ini. Sampai miliaran rupiah per bulan,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, masih kata Amin, dia akan menyurati kepolisian dan Pemko Sibolga terkait izin yang diberikan terhadap Gelper tersebut. “Karena, kenapa di daerah lain, permainan ini ditutup oleh polisi dan pemerintah setempat. Misalnya saja Tapteng, permainan ini ditutup paksa, gak bisa beroperasi dan itu atas perintah Bupati-nya.

Makanya, kita mau mempertanyakannya langsung kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerahnya,” tukasnya.
Setelah menyurati keduanya, Amin juga mengaku akan menggelar aksi demo bersama ratusan masyarakat, menuntut Nauli Game segera ditutup. “Kitapun akan demo, kita minta ini segera ditutup. Itu saja tuntutan kita,” pungkasnya.

Aksi siaran langsung Amin diakun Facebooknya Amin Jemayol viral. Dukungan dari netizen pun mengalir, mendukung agar Nauli Game segera ditutup. Seperti pemilik akun Haris Sikumbang yang menulis dalam kolom komentar, tutup. Begitu juga dengan akun Sevri Siahaan yang menulis, Oke mari kita tutup Nauli Game yang merusak tatanan Kota Sibolga.

Sudah Pernah Disidak Walikota

Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Sibolga sudah pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Nauli Game di Jalan Ahmad Yani, Jumat (8/3/2019) lalu. Sidak yang dilakukan itu tanpa didampingi pihak berwajib.

Saat pertama sekali tiba di depan gerbang usaha Nauli Game ini, Wali Kota sempat terkecoh, karena pintu tempat yang diduga sebagai usaha perjudian ini tertutup.

Namun rupanya hanya dirapatkan saja. Dibantu personil Satpol PP Sibolga, pintu berhasil dibuka dan Walikota langsung masuk ke dalam.

Di ruang Nauli Game ini, walikota menyaksikan langsung sejumlah alat judi sejenis jackpot tersedia lengkap. Setidaknya ada 6 unit permainan ketangkasan yang diduga sebagai wahana judi yang selama ini berlangsung didalam Nauli Game tersebut. Saat itu walikota pun meminta agar Nauli Game segera ditutup. (ts)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker