Berita

USBN dan UNBK di Humbahas Berlangsung Sukses

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD/MI dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs yang dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) berjalan dengan lancar dan sukses. Ujian berlangsung sejak Senin (22/4) sampai dengan Kamis (25/4).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Humbahas Drs Jamilin Purba MM melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Christison Marbun MPd menyebut, pelaksanaan USBN SD/MI dan UNBK SMP/MTs baru pertama kali dilaksanakan di daerah tersebut.

“Secara umum, sampai saat ini sudah memasuki hari terakhir pelaksanaan USBN dan UNBK berlangsung lancar dan sukses. Tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaannya,” ujar Cristison melalui sambungan sellulernya, Kamis (25/4).

Dijelaskan, sesuai data yang ada, peserta USBN SD/MI sebanyak 4.970 orang dari 222 sekolah. Sementara peserta UNBK SMP/MTs sebanyak 5.012 orang dari 45 sekolah.

Lebih lanjut Christison menerangkan, dari segi teknis, pelaksanaan USBN untuk SD/MI dilakukan berbasis kertas dan pensil. Sementara, dalam USBN ada sembilan mata pelajaran yang diuji, yakni  Matematika, Bahasa Indonseia, IPA, IPS, PKN, Agama, Seni Budaya, Penjas, dan Mulok (muatan lokal).

“Untuk menyelesaikan sembilan mata pelajaran ini, USBN SD/MI itu dilaksanakan sampai hari Sabtu, (27/4),” terangnya.

Khusus untuk Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA, sebanyak 25 persen materi soal disusun oleh pihak Kementrian, sementara 75 persen lainnya disusun oleh kerja kelompok guru (KKG) daerah setempat.

Diakuinya, UNBK SMP/MTs dilakukan secara bergelombang karena fasilitas pendukung untuk pelaksanaan UNBK SMP/MTs belum memadai di setiap sekolah. Pelaksanaan UNBK untuk semua SMP di daerah itu baru bisa dilakukan seratus persen pada tahun ke tiga pelaksanaan UNBK.

“Sebelumnya kita sudah menerapkan UNBK di bebebrpa sekolah. Namun pelaksanaan UNBK tadi belum menyeluruh hingga seratus persen karena fasilitas pendukung yang kurang memadai,” katanya.

Terkait standar kelulusan, Cristison mengatakan, lulus tidaknya peserta ujian dari satuan pendidikan adalah dapat menyelesaikan program pembelajaran, memperoleh nilai sikap/perlaku minimal baik dan lulus ujian satuan pendidikan/program pendidikan. (sht/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button