Berita

Usai Nyabu Pengedar dan Residivis Ditangkap

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Miliki narkotika jenis sabu, seorang nelayan Sibolga berinisial IST (38) warga Jalan Murai Kampung Teleng, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Bersama IST, polisi juga mengamankan tersangka lainnya berinisial IG (48) pekerjaan wiraswasta dan berdomisili di Jalan SM Raja Sibolga, Kelurahan Aek Manis, Sibolga.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin mengatakan, kedua warga itu berhasil ditangkap Rabu (6/3) lalu berawal dari informasi yang diperoleh Sat Narkoba dari masyarakat. “Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 05.30 WIB, kedua tersangka ditangkap di Jalan Murai. Sementara, seorang laki-laki teman kedua tersangka melarikan diri saat digrebek,” kata Ramadhansyah Sormin, Selasa (12/3).

Selanjutnya, di atas sebuah hape merek Nokia warna hitam, petugas menemukan dua bungkus sabu-sabu terbungkus plastik bening. “Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua tersangka diboyong ke Mapolres Sibolga. Urine keduanya juga dites dan hasilnya positif mengandung Amphetamine,” jelasnya.

Menurutnya, tersangka IG sudah pernah dihukum sebanyak 2 kali yakni dalam kasus pengrusakan tahun 2003 lalu dan kasus penadahan tahun 2010 lalu. “Kedua tersangka ditangkap sedang duduk di lantai beton dekat perbukitan di Jalan Murai, arah gunung, Kelurahan Aek Manis Sibolga,” ungkap Ramadhansyah.

Sebelum ditangkap, lanjutnya, kedua tersangka dan temannya yang melarikan diri baru selesai mengonsumsi sabu-sabu dan tersangka IG sendiri membeli sabu-sabu dari tersangka IST seharga Rp100 ribu. “Sementara IST beli sabu-sabu dari seseorang yang identitasnya telah diketahui pada hari Selasa (5/3) lalu di Jalan Murai sebanyak 1 jie/gram dengan harga Rp1.100.000. Kemudian IST membungkusinya menjadi paket-paket kecil dengan harga jual Rp100 ribu hingga Rp150 ribu perpaket,” jelasnya.

Dari kedua tersangka, petugas menyita barang bukti antara lain, dua bungkus kecil sabu-sabu seberat 0,3 gram. 1 buah tas sandang kecil warna hitam merk Laifa. “Kemudian, 1 buah timbangan digital warna silver, dan 20 bungkus pipa besi/jarum suntik. 1 buah senter merk Tesla warna merah hitam,” bebernya.

Selanjutnya, sambung Ramadhansyah, barang bukti lainnya yang diamankan yakni enam keping pipet kaca, satu keping telah bekas bakaran sabu. 1 bungkus gumpalan plastik es mambo, alat hisap/bong terbuat dari gelas air mineral melekat pipet plastik, serta 2 unit HP masing-masing 1 unit merk Nokia warna hitam dan 1 unit HP merk Samsung berwarna putih hitam, dan uang sebanyak Rp260.000. “Kedua tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga melapas 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) Jo pasal 132 Undang undang RI nomor 35 thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkasnya. (ts/rb)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button