Berita

Usai Beraksi, Komplotan Maling Kejar-kejaran dengan Polisi

TAPTENG, FaseBerita.ID – Petugas Polsek Sibabangun, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil menangkap komplotan pencuri saat hendak melarikan diri menuju arah Kota Padangsidimpuan, Sabtu (7/12) siang. Komplotan yang terdiri dari lima orang tersebut, diduga baru melakukan aksi pencurian di salah satu swalayan di Sarudik.

Kapolsek Sibabangun Iptu Horas Gunung yang berhasil menangkap komplotan bersama personelnya menceritakan, mulanya ia mendapat informasi dari pihak Polsek Pandan tentang adanya pelaku pencurian di salah satu swalayan di Sarudik, Tapteng, yang baru saja beraksi dan melarikan diri ke arah Kota Padangsidimpuan.

Dari informasi tersebut, Kapolsek mendapat data bahwa pelaku mengendarai mobil dengan nomor polisi BM 1876 ED. Dengan sigap, pihaknya langsung melakukan upaya penghadangan di depan Polsek yang diketahui akan dilalui pelaku.

Rupanya, 50 meter sebelum melewati Polsek, komplotan yang melaju dalam satu mobil dan sempat melihat keberadaan polisi membelokkan kendaraannya ke arah kanan menuju pemukiman warga. Tak mau targetnya lari, polisi yang sudah mengintai pelaku langsung melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran pun terjadi.

Tak disangka, sampai di pemukiman warga, jalan yang hendak dituju rupanya buntu. Para pelaku pun turun dan mobil dan meninggalkan kendaraan mereka, lalu melarikan diri ke arah kebun sawit.

Setelah sampai di lokasi, polisi menemukan mobil yang dimaksud. Hal itu dikuatkan dengan tanda bekas tembakan di bagian kaca, yang sebelumnya dilepaskan polisi karena pelaku tak menghentikan laju mobilnya.

Dibantu warga, polisi berhasil menangkap tiga pelaku yang diketahui bernama Fahri Lubis (25), Andre Lubis (24) dan satu wanita bermarga Tionghoa (22), warga Jalan Letda Sujono Kota Medan.

“Ketiganya lebih dulu kita tangkap dibantu warga saat bersembunyi di semak-semak di areal kebun warga,” ungkap Iptu Horas.

Dari pengakuan ketiganya, masih ada dua lagi rekan mereka yang sempat memisahkan diri. Mendapat keterangan itu, polisi kembali melakukan pencarian. Hasilnya, Dua pelaku lainnya yang diketahui bernama Imul Nasution (40) dan Yuni Lestari (45), ditangkap tidak jauh dari lokasi penangkapan ketiga rekan kerja yang lain. Kedua pelaku yang terkahir ditangkap, diketahui pasangan suami isteri warga Asrama Widuri, Desa Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Kelima tersangka, kata Horas sudah diserahkan pihaknya ke Polsek Pandan, karena lokasi kejadian pencurian berada di wilayah hukum Polsek Pandan.

“Barang bukti yang ditemukan, satu unit mobil, uang koin berjumlah Rp24.600 dan uang kertas sebanyak Rp3.077.000. Dan dari pengakuan tersangka mereka hanya mengambil parfum dan sabun mandi. Namun untuk lebih jelas akan diproses di Polsek Pandan,” tukasnya dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu tugasnya dan berhasil menangkap kelima tersangka. (tam/yza)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button