Berita

Update Covid-19: 3 di Simalungun dan 1 di Siantar

9 Warga Tanah Jawa Positif Rapid Test

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Tindak lanjut atas ditemukannya satu orang warga Huta Sidodadi, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dinyatakan positif, dilakukan rapid test kepada seluruh warga.

NG (58) dinyatakan positif hasil raipd test, menambah jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Simalungun menjadi 3 orang. Sebelumnya dua warga Perdagangan dinyatakan positif covid-19 hasil swab test, merupakan pasangan suami istri.

Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun melaksanakan Rapid Test terhadap warga di Balai Karyawan Afd I PTPN IV, Kebun Balimbingan, Huta Sidodadi, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sabtu (2/5/2020) sekira pukul 02.00 WIB.

Pemkab Simalungun mengambil sampel 449 orang yang berada di sekitaran rumah warga tersebut. Hasilnya tujuh orang dinyatakan positif rapid test yaitu S (62) Pensiunan BUMN warga Huta III, Sidodadi.

MSP (19) security Bank BCA Siantar warga Huta III Sidodadi, R (60), Ru (55), AM (15) Pelajar, Ri (40) dan JS (52) Papam Kebun Balimbingan.

Selanjutnya Dinas Kesehatan melaksanakan rapid test di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa mengambil sampel  71 orang, hasilnya 2 orang yang dinyatakan positif rapid tes, yaitu Su (43) dan Ju (30) warga Huta Hataran Jawa Nagori Marubun Jaya.

Kadis Kesehatan Pemkab Simalungun, dr Lidya Saragih  mengimbau kepada masyarakat untuk berdiam diri di rumah masing masing, untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain, dan tidak berkumpul.

“Bagi warga Huta Sidodadi Nagori Balimbingan diimbau untuk tetap melaksanakan isolasi di rumah masing-masing, selalu menjaga kebersihan, sering cuci tangan dan tetap menggunakan masker bila bepergian atau keluar rumah,” ujarnya.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun, Akmal Siregar saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2020) membenarkan hal tersebut.

“Benar, ada sembilan orang positif rapid test, mereka sudah dirawat di RS Perdagangan. Riwayat perjalanan tidak ada. Cuma kompak dengan pasien yang terpapar Positif Covid-19 hasil Swab,” terangnya.

Lanjut Akmal Siregar mengatakan bahwa Pemkab telah melakukan langkah upaya pencegahan, mengisolasi Huta Sidodadi, melakukan penyemprotan desinfektan, memberikan bantuan sembako serta rapid test terhadap warga.

“Hasil rapid test ditemukan sembilan orang positif. Kalau gejala yang dialami belum bisa saya terangkan, dan kapan di Swab, pihak Dinas Kesehatanlah yang menjelaskan karena yang kita Swab pun kemarin belum keluar hasilnya,” jelasnya.

Satu Warga Siantar Positif Swab Test

Satu warga Siantar yang sedang dirawat di RSU H Adam Malik Medan dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Informasi warga positif Covid-19 tersebut, sebagaimana disampaikan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar, Minggu (3/5/2020) dalam konferensi pers pada pukul 20.00 WIB.

Kali ini, warga yang positif Covid-19 tersebut merupakan seorang perempuan yang berkisar berusia 50 tahunan. Warga itu berdomisili di Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Sumatera Utara. Warga itu, sejak berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) pada 23 April 2020 lalu, hingga saat ini masih dirawat di RSUP Haji Adam Malik.

“Pekerjaan keseharian nya pedagang keliling. Jadi dengan bertambahnya pasien positif terkonfirmasi menunjukkan bahwa penyebaran di kota Pematangsiantar belum selesai. Kita harus tetap waspada sesuai aturan dari protokol pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Daniel Siregar, tim medis sudah melakukan rapid tes terhadap 6 anggota keluarga dari warga yang terjangkit Covid-19 tersebut. Rapid tes juga telah dilakukan terhadap 19 petugas medis Puskesmas yang sempat menanganinya. Terhadap ke 25 orang yang dirapid tes itu, hasilnya non reaktif.

“Saat ini kita sedang melakukan penelusuran dan interaksi yang dilakukan dengan oleh pasien yang positif,” ujarnya sembari menegaskan agar masyarakat tetap di rumah karena yang pasien positif yang terkonfirmasi tersebut bekerja sebagai pedagang keliling.

Terpisah, Ocha Simanjuntak Selaku Humas Rumah Sakit Hj Adam Malik membenarkan kalau salah satu masyarakat asal Siantar positif Covid 19 yang saat ini di rawat di rumah sakit.

“Maaf saya ga bisa info apapun yang menyangkut identitas pasien. Saat ini memang adam malik ada merawat pasien positive berjenis kelamin perempuan, usia 50 tahun,” ujarnya sembari mengatakan kalau pasien tersebut masih di rawat secara intensif. (Mag05/Mag 04/fb)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker