Berita

Unjukrasa Lanjutan ke PT SKL Ada Beberapa Poin yang Disepakati

TAPSEL, FaseBerita.ID – Unjuk rasa lanjutan buruh dan karyawan PT Samukti Karya Lestari (SKL) sampai Rabu (13/11/2019) malam, perwakilan buruh dan karyawan yang menggandeng SBSI Tapanuli Selatan menyepakati beberapa poin hasil mediasi. Namun, poin lainnya akan mereka tuntut secara hukum.

Sebelumnya, ada 12 poin yang disampaikan dalam mediasi ini, di antaranya, premi panen akan diberikan tanggal 1 Januari 2020. Peralatan kerja sudah dilengkapi dan akan diberikan pada bulan Februari mendatang. Cuti akan diberikan kepada buruh setiap tahunnya.

Kemudian Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWTt) akan dikondisikan oleh pihak PT SKL. BPJS sudah diberikan kepada beberapa buruh dan akan segera didaftarkan bagi yang belum mendapatkan BPJS.

Bus sekolah akan ditambah satu lagi dan akan dioperasionalkan tahun 2020. Lembur akan diberikan sesuai dengan jam kerja dilaksanakan.

Selanjutnya, perumahan yang dalam keadaan rusak akan diperbaiki oleh pihak PT SKL, untuk air minum akan diupayakan menggunakan air PAM. Dan Pihak PT SKL tidak bisa memberikan bonus dikarenakan masih dalam keadaan rugi. Terakhir, Pos keamanan yang rusak akan diperbaiki dengan bangunan semi permanen. Serta buruh yang tidak mendapatkan beras diberikan ke dalam gaji.

Pada Rabu 13 November 2019 berlangsung Aksi Unjuk Rasa Damai Lanjutan dari Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Titik Kumpul di depan Pos 1 Divisi 1 Perusahaan PT. Samukti Karya Lestari di Lingkungan 1 Kec. Muara Batangtoru Kab. Tapsel selanjutnya menuju Kantor Besar PT. Samukti Karya Lestari Kel. Muara Ampolu Kec. Muara Batangtoru Kab. Tapsel menggunakan Kendaraan R2 sebanyak kurang lebih 70 unit, Kendaraan R4 sebanyak 3 unit dengan massa diperkirakan sebanyak 150 orang.

Dalam mediasi ini diikuti Kabag Ops Polres Tapsel Kompol Sutoyo, Kabag Ren AKP Drs Maimun, Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP Zulfikar, Kapolsek Batangtoru AKP Daulat MZ Harahap, Danramil Batangtoru Kapten Czi Pahlawan Nasution, Kanit IV Intelkam Polres Tapsel Ipda Suhardi, Kabid Perhubungan Disnaker Tapsel Rudi Pribadi, Regional Control PT SKL Dwi Wijianto, Manager Kebun Herman Eto Setopo, dan M Injar Nasution, Manager HRD Agus Ardiansyah serta Ketua SBSI Sumut Arsula Gultom dan Ketua SBSI Tapsel Jefri Simajuntak.
Kapolsek Batangtoru AKP DMZ Harahap menerangkan, di antara semua kesepakatan tersebut ada beberapa poin yang tidak disetujui oleh pihak SBSI dan Perusahaan. Sementara SBSI akan menempuh ke jalur hukum. Di antaranya hak cuti untuk karyawan dan buruh, Beras untuk yang belum PKWTT. Serta pembayaran Bonus tahun 2018.

“Pada pukul 19.00 Wib Massa Pengunjuk rasa membubarkan diri dan menghentikan aksi unjuk rasa dikarenakan sudah ada kesepakatan diatas materai, dan membatalkan aksi unjuk rasa pada tanggal 14 sampai 15 Nopember 2019. Selama pelaksanaan aksi unjuk rasa situasi dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Kapolsek sebagai yang diterima Metro Tabagsel. (san)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close