Berita

Unik! Buah Pisang Tumbuh di Tengah Batang

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Pohon pisang unik ditemukan di pekarangan milik Dewi Ratna (68), warga Nagori Dolok Maraja, Gg Kamboja, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Buah pisang tidak tumbuh di ujung pohon seperti pada umumnya, melainkan di tengah batang.Pohon pisang ini memiliki tinggi sekitar 2 meter. Buah pisang tumbuh di tengah-tengah batang, atau sekitar 1 meter dari bawah. Tandan pisang juga tidak terlalu panjang, sedikit melengkung.

Buah pisang Bantan yang tumbuh tidak normal ini sempat  membuat warga sekitar heboh dan penasaran. Sebab, hal seperti ini baru pertama kali terjadi di kampung itu.

Amatan wartawan, Sabtu (11/1) pohon pisang yang berbuah dengan cara langka ini sempat menarik perhatian warga sekitar.

“Sudah hampir seminggu saya mengetahuinya. Awalnya saya juga terkejut melihat pisang berbuah di batang. Buah pisang yang berjenis pisang bantan tersebut, tidak tumbuh di ujung pohon. Melainkan tumbuh di batangnya,” ujarnya.

Dewi Ratna, selaku pemilik tanaman juga menjelaskan kalau dia yang pertama kali menyadari keberadaan pisang langka itu. Dia mengaku mengetahui hal itu seminggu yang lalu, saat dia hendak membersihkan rumput.

Sontak temuan itu membuatnya kaget. Apalagi melihat pisang yang lain tumbuh normal.

“Biasanya aku selalu membersihkan rumput di sekitaran pohon pisang. Kebetulan, di sekitar ini aku nanam ubi juga. Nah, saat membersihkan itulah terlihatku pisang itu berbuah di tengah batang. Biasanya kan pisang berbuah di pucuk, bukan di batang,” ucapnya.

Desi, salah seorang warga saat ditemui di lokasi merasa terkejut dengan penemuan pisang unik itu. Bahkan, dia sempat memanfaatkan keunikan pisang dengan berselfia ria kemudian mengunggahnya ke media sosial (medsos).

Desi mengaku baru kali ini melihat pohon pisang berbuah dari batang.

“Saya sempat heran juga. Maklumlah, baru kali ini melihat pisang berbuah dari batang. Di tengah pula. Di kampung ini, baru inilah terjadi seperti ini,” sebutnya. (Mag 04/fe)

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close