Berita

Tuntaskan Pencairan Simpanan Anggota; Pengurus CU Saroha Minta Waktu

FaseBerita.ID – Beberapa tahun akhir-akhir ini CU Saroha yang sudah berdiri sejak 13 Oktober 1974, mengalami masalah yang cukup rumit. Sehingga banyak anggota menuntut agar uang mereka dicairkan.

Dalam rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Sabtu (29/6/2019) pagi, masalah simpanan anggota kembali dipertanyakan.

RAT itu dihadiri ratusan anggota CU Saroha dan dihadiri oleh TIM Audit dari Medan. Dalam rapat itu secara bergantian anggota CU Saroha mengajukkan pertanyaan-pertanyaan terhadap para ketua, Wakil Ketua dan Bendahara CU Saroha.

Salah seorang peserta CU Saroha meminta agar uang mereka dikembalikan dan bila perlu aset dijual agar uang anggota bisa dicairkan.

“Kami hanya butuh uang kami, hasil keringat kami,” tegas salah seorang wanita yang sudah berusia sekitar 60 tahun.

“Sekarang ini kami juga meminta kepada agar semua uang kami dicairkan untuk kebutuhan keluarga dan kebutuhan anak sekolah kami,” terangnya lagi.

R Situmeang, salah seorang warga mengatakan masalah ini terus menerus dan tak ada penyelesaian.

“Tindakan orang ini hanya membuat kita bungkam aja dan tak bisa berbuat apa-apa. Menunggu seperti ini tak punya kejelasan membuat kita mati satu persatu dan uang kita hangus semua. Lebih baik kita melapor ke Polres dan buat pengaduannya,” katanya.

Sementara itu Elijon Rumapea, selaku Bendahara CU Saroha mengatakan bahwa pengurus meminta wantu untuk menyelesaikan semua ini.

“Kami hanya butuh kepercayaan bapak-ibu semua kepada kami. Bagaimana kami bisa menjalankan semua kewajiban kami jika orang bapak terus menerus protes dan mendesak kami, sehingga kami tidak nyaman untuk melakukan segala tugas-tugas kami,” ujarnya.

“Kami juga akan fokus untuk menagih semua utang-utang dan bunga kepada karyawan-karyawan yang menunggak. Kami nanti membentuk tim untuk menagih utang tersebut,” jelas E Rumapea.

Baca juga: Terkait CU Saroha: Laporan Ada Kerugian Rp31 Miliar

Pada kesempatan yang sama, Jenfrieson Saragih selaku Ketua CU Saroha menyinggung terkait adanya laporan terhadap dirinya ke Polres Pematangsiantar. Menurutnya, laporan itu telah ditindaklanjuti oleh kepolisian dan dirinya sudah memberikan penjelasan kepada penyidik beberapa kali. Akan tetapi, pada saat itu Jenfrieson Saragih tidak merinci bagaimana sebenarnya duduk permasalahannya sehingga ia dituduh telah menggelapkan uang milik CU Saroha mencapai Rp31 miliar.

Dan kasus ini masih bergulir di Polres Pematangsiantar dan belum diketahui bagaimana akhirnya, sebab pihak Polres Pematangsiantar juga enggan menjawab komentar wartawan perihal kasus ini.

Pada akhirnya, rapat tersebut usai dan para pengurus menyatakan akan bekerja maksimal sehingga tabungan anggota dapat dicairkan. (mag03/pra)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close