Berita

Tumbur Napitupulu Paparkan Program Unggulan di Hadapan Kader PDIP Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Bakal Calon (Balon) Bupati Simalungun, Tumbur Napitupulu yang digadang-gadang diusung oleh PDI Perjuangan, kembali memamparkan secara lengkap, program unggulan yang akan diwujudkan, jika kelak dipercaya menjadi Bupati Simalungun.

Tapi dengan baju merah, khas PDIP, Tumbur memaparkan visi dan misinya dalam acara rapat Konsolidasi PDIP Simalungun dalam rangka Pra Musyawarah Ranting (Musting) dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Simalungun di Hotel Sapadia, Kota Siantar, Sabtu (23/11/2019) sekira Pukul 12.30 WIB.

“Keinginan saya mau maju mencalon Bupati Simalungun supaya terwujudnya Kabupaten Simalungun yang mandiri dan sejahtera. Untuk mewujudkannya, kita mengusung 8 program. Diantaranya, pendidikan gratis bagi siswa SMA sederajat yang kurang mampu,”ujarnya.

Sesuai hasil kunjungan ke beberapa sekolah, masih banyak ditemukan siswa yang kurang mampu belum mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Pemerintah Pusat.

“Dari beberapa bulan ini waktu kita masuk ke sekolah-sekolah masih banyak siswa-siswa yang kurang mampu memang belum mendapatkan KIP dari Pemerintah Pusat kalau kita tanya, alasannya tidak memiliki kartu BLSM, kalau tidak ada itu mereka tidak mendapat. Mereka akan kita perjuangkan,” sebutnya.

Tak cuma itu, Tumbur Napitupulu juga mengaku akan fokus terhadap beasiswa bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi.

“Sesuai data BPS Simalungun, 16.500 siswa kelas 3 SLTA yang menyelesaikan pendidikannya setiap tahun. Kalau kita lihat dari data siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi itu tidak sampai 10 persen, bukan karena anaknya tidak mampu tapi karena kendala ekonomi,” terangnya.

Masih Tumbur Napitupulu, mengenai masalah angkatan kerja di Simalungun sesuai data BPS Simalungun adalah 51 persen lulusan SD dan SMP yang banyak bekerja di sektor jasa. Dibutuhkan Badan Pelatihan dan Keterampilan dan Kewirausahaan.

“Yang mau bekerja kita didik, kita kasih keterampilan. Yang mau berusaha kita didik untuk bagaimana cara berusaha dengan baik,” katanya.

“Kalau data yang disajikan BPS itu ada 8.669 bapak (kepala rumah tangga) yang bekerja memomong anak di rumah, menunggu istrinya pulang kerja. Kalau ini kita kasih modal untuk berusaha dan kita didik,”imbuhnya.

Melihat luasnya Kabupaten Simalungun, Tumbur Napitupulu akan membuat Sistem Pelayanan Satu Atap terintegrasi antar Kecamatan dengan Kabupaten.

“Saat ini warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan, harus datang ke Raya. Kalau dari Ujung Padang ke sini sudah berapa ratus KM. Belum lagi dia harus menyiapkan biaya makan, dan bahkan menginap jika urusan tidak tuntas,”kata Tumbur di hadapan kader PDIP Simalungun.

Dijelaskan Tumbur, akibat jarak tempuh yang jauh, banyak warga Simalungun yang belum memiliki KTP.

Tumbur Napitupulu menambahkan, potensi mengembangkan tanaman obat-obatan di Kabupaten Simalungun cukup besar.

“Tanaman yang kurang di Simalungun itu adalah tanaman obat-obatan, saya kira itu perlu dikembangkan demi kesehatan warga Kabupaten Simalungun,” pungkasnya. (mag-05)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close