Berita

Truk Tangki Diduga ‘Kencing’ Diamankan Polisi: Pihak Pertamina Ngaku Belum Tahu

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Pihak Depot Pertamina Sibolga mengaku belum mengetahui truk tangki milik PT Pertamina bermerk Indra Angkola yang diduga diamankan personel Polres Sibolga saat ‘kencing’ atau menurunkan sebagian muatannya di sebuah lokasi di sekitar Kota Sibolga, Kamis (24/10) lalu. Padahal truk tersebut telah berada di halaman Polres Sibolga selama 3 hari.

“Belum dapat beritanya Bang. Ada foto atau video kencingnya Bang? Kejadian kapan? Jam brp? Dimana lokasi? Berapa jerigen bang?” kata Fresly Hutapea, menjawab pertanyaan wartawan melalui pesan singkat layanan Whatsapp, Minggu (27/10/2019).

Setelah wartawan mengirim foto truk tangki dengan nomor polisi BK 8010 EO saat terparkir di sekitar Polres Sibolga, Fresly tidak lagi menjawab.

Sebelumnya, truk tangki milik PT Pertamina bermerk Indra Angkola parkir di pertigaan Jalan Kapten Tandean, Kelurahan Kota Beringin, Kecamatan Sibolga Kota, Jumat (25/10/2019) lalu.

Namun kini, truk tersebut telah dipindahkan, diparkir di depan Polres Sibolga, tepatnya di samping Kantor Sat Lantas Polres Sibolga di Jalan Sutomo.

Menurut informasi, truk tersebut diamankan Polres Sibolga. Truk berwarna biru putih tersebut bermuatan solar sebanyak 1600 liter. Diamankan saat sedang menurunkan sebagian muatannya alias kencing di sebuah lokasi di sekitar Kota Sibolga, Kamis (24/10/2019) siang. Diduga, penurunan muatan tanpa sepengetahuan pihak Pertamina dan juga pengorder minyak.

Menurut informasi yang diperoleh truk tersebut merupakan pengangkut minyak industri dengan jurusan Batang Toru, Tapanuli Selatan.

Bersama barang bukti truk, turut diamankan, Supir bermarga Hutagalung dan seorang kernet.

Sementara, belum diperoleh informasi dari pihak Kepolisian seputar truk tangki tersebut. Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin yang dicoba dikonfirmasi via telepon selularnya tidak menjawab pertanyaan wartawan yang dikirim via pesan singkat layanan WhatsApp. (ts)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker